Connect With Us

Lagi Tren #KaburAjaDulu dari Indonesia, Jepang Gelar Karpet Merah

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 21 Februari 2025 | 11:55

Ilustrasi orang Jepang (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Minat masyarakat Indonesia untuk bekerja di luar negeri semakin meningkat, terlihat setelah tren #KaburAjaDulu ramai di media sosial. 

Jepang menjadi salah satu negara yang membuka peluang besar bagi tenaga kerja asing, termasuk dari Indonesia. 

Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masaki Yasushi, menanggapi fenomena ini dengan menyatakan bahwa Jepang saat ini membutuhkan banyak pekerja terampil dari berbagai negara, termasuk Indonesia.  

Dalam acara peringatan ulang tahun Kaisar Jepang yang digelar di Jakarta Selatan, Masaki mengungkapkan, Jepang tengah menghadapi tantangan demografi yang menyebabkan kekurangan tenaga kerja di berbagai sektor. 

Untuk mengatasi hal tersebut, Jepang menyambut pekerja asing yang memiliki keterampilan di bidang tertentu. Menurutnya, pekerja asal Indonesia memiliki reputasi yang baik di Jepang karena dikenal sebagai pekerja keras dan memiliki hubungan yang erat dengan masyarakat setempat.  

"Warga Indonesia sangat istimewa. Karena, kita punya tradisi persahabatan yang panjang dan banyak pekerja di Indonesia merupakan pekerja keras di Jepang," ujarnya dikutip dari CNN Indonesia, Jumat, 21 Februari 2025.

Saat ini, pekerja Indonesia di Jepang tersebar di berbagai sektor, mulai dari layanan medis, manufaktur, perikanan, hingga jasa. Menurut Masaki, kontribusi para pekerja ini sangat dihargai oleh masyarakat Jepang. Oleh karena itu, salah satu misinya adalah meningkatkan jumlah pekerja asal Indonesia yang bekerja di Negeri Sakura.  

Terkait persyaratan bekerja di Jepang, Masaki menjelaskan, salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah kemampuan berbahasa Jepang. Meski tidak diwajibkan fasih, pemahaman dasar bahasa Jepang akan sangat membantu dalam bekerja dan beradaptasi di lingkungan kerja. Ia juga menyinggung perbedaan budaya, terutama dalam hal agama, mengingat mayoritas pekerja Indonesia beragama Islam. Namun, ia menyebut masyarakat Jepang kini semakin memahami dan menghormati keberagaman agama, sehingga hal ini bukan menjadi kendala bagi pekerja Muslim di Jepang.  

"Jadi, menurut saya, kami mampu memiliki lebih banyak pekerja terampil dari Indonesia," imbuhnya.

Pemerintah Jepang sendiri telah mengumumkan akan membuka hingga 820 ribu lowongan kerja bagi tenaga kerja asing dalam periode 2024 hingga 2029. 

Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah tenaga kerja Indonesia di Jepang mengalami peningkatan signifikan. Dibandingkan tahun 2018, jumlahnya telah melonjak hampir tiga kali lipat menjadi 121.507 orang.  

Salah satu faktor yang mendorong banyak orang memilih bekerja di Jepang adalah tawaran gaji yang lebih tinggi dibandingkan di dalam negeri. Rata-rata pekerja di Jepang bisa mendapatkan sekitar Rp18,7 juta per bulan, jauh lebih tinggi dari banyak pekerjaan di Indonesia. 

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

KAB. TANGERANG
Kenaikan Harga Solar Hambat Retribusi dan Pengangkutan Sampah di Kabupaten Tangerang

Kenaikan Harga Solar Hambat Retribusi dan Pengangkutan Sampah di Kabupaten Tangerang

Jumat, 9 Oktober 2026 | 18:57

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis solar berdampak langsung pada operasional pengangkutan sampah di Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill