Connect With Us

Sejumlah WNI dari Iran Tiba di Tanah Air, Ceritakan Kondisi Perang

Yanto | Rabu, 25 Juni 2025 | 15:32

Sejumlah WNI yang dievakuasi dari Iran tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Selasa 24 Juni 2025. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Belasan Warga Negara Indonesia (WNI) yang bertempat tinggal di Negara Iran telah dievakuasi ke Indonesia.

Mereka tiba di Terminal 3 Kedatangan Bandara Soekarno Hatta (Soetta), pada Selasa, 24 Juni 2025, sekira pukul 19.33 WIB.

Mereka dipulangkan lantaran terjadi situasi memanas, setelahnya adanya perang antara Iran dengan Israel, ditambah dengan keterlibatan Amerika Serikat (AS).

Adapun belasan WNI yang bermukim di Iran itu warga yang masuk gelombang pertama yang telah tiba di Indonesia.

Berdasarkan pantauan, terlihat sejumlah WNI yang telah dievakuasi dari Iran terdiri dari orangtua, pria lanjut usia (lansia) hingga mahasiswa.

Dari raut wajah mereka, nampak terpancar aura kelelahan, setelah melakukan perjalanan panjang dari negara Iran.

Dalam kedatangannya, mereka didampingi Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Judha Nugraha, petugas Imigrasi hingga pihak Kepolisian.

Salah satu WNI Sultan Fatoni mengaku telah meninggalkan Iran sejak enam hari yang lalu. Dalam perjalanannya, dia harus melakukan transit dari Kota Masyhad, Iran menuju dari Kota Baku, Azabaijan hingga akhirnya ke Indonesia.

"Kami sudah dari Kamis perjalanan dari Iran, jadi sudah 6 hari agak capek. Proses evakuasi dari Kamis sampai sekarang," kata dia kepada awak media.

"Jalan darat kami dari Masyhad agak jauh karena titik kumpul ke KBRI itu satu hari perjalanan terus di KBRI menunggu temen-temen kumpul nginep 1 hari," sambungnya.

Ia juga menjelaskan kondisi di kotanya, Masyhad, Iran, yang sebenarnya terbilang aman. Namun, karena Pemerintah Iran telah menyuarakan bahwa negaranya tengah dalam kondisi peperangan, sehingga dirinya memutuskan untuk kembali ke Indonesia.

"Pemerintah Iran waktu itu sudah mengkondisikan bahwa ini negara dalam kondisi perang, jadi di beberapa akses dipersulit seperti Internet sehingga situs luar tidak bisa dibuka. Jadi hanya situs atau aplikasi buatan dalam negeri aja yang bisa dibuka, atau lokal," tutupnya.

TANGSEL
Gandeng KPK, Pemkot Tangsel Perketat Sistem Digital Pengendali Gratifikasi

Gandeng KPK, Pemkot Tangsel Perketat Sistem Digital Pengendali Gratifikasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 20:09

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) semakin memperketat pengawasan birokrasi guna menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan transparan.

PROPERTI
Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Selasa, 3 Maret 2026 | 16:06

Tren hunian compact dan konsep rumah tumbuh semakin digandrungi di wilayah Tangerang. Merespons antusiasme pasar yang luar biasa, PT Summarecon Agung Tbk melalui unit bisnis terbarunya, Summarecon Tangerang, resmi meluncurkan Rona Homes Tahap 2.

SPORT
Catat Tanggalnya! bank bjb Gelar The Ultimate10K Series 2026 di Tangerang hingga Semarang

Catat Tanggalnya! bank bjb Gelar The Ultimate10K Series 2026 di Tangerang hingga Semarang

Selasa, 10 Maret 2026 | 22:52

bank bjb resmi meluncurkan rangkaian event lari jarak 10 kilometer bertajuk The Ultimate10K Series Powered by bank bjb, dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui kolaborasi olahraga dan pariwisata.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill