Connect With Us

Eksekutor Diancam Dibunuh Jika Menolak Membunuh Nasrudin

| Rabu, 26 Agustus 2009 | 18:33

TANGERANGNEWS-Para eksekutor penembak Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkanaen mengaku diancam akan dibunuh jika mundur dari tugas untuk menghabisi Nasrudin. Pengakuan para eksekutor atas misi tersebut tertuang dalam berita acara pemeriksaan (BAP). Menurut pengakuan Heri Santosa, dirinya sempat akan mengundurkan diri dari misi yang disebut sebagai tugas negara tersebut. Namun dia mendapat ancaman dari Eduardus akan dibunuh karena telah mengetahui rahasia negara dan sebelunya telah mendapatkan uang operasional. “Ini harus diberesin kalau tidak justru kita yang diberesin,” terang Matheu Balembout, salah satu tim pengacara Hari santosa, saat membacakan eksepsi dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, hari ini. Sementara itu, Hendrikus, Fransiskus dan Daniel juga mendapat ancaman yang sama dari Eduardus jika tidak membunuh Nasrudin. Eduardus menjelaskan bahwa tugas tersebut adalah rahasia negara karena Nasrudin mengancam kebelangsungan pemilu dan salah satu anggota jaringan teroris Menurut penasehat hukum para terdakawa, hal yang mereka mereka lakukan dikarenakan adanya unsur paksaan dan tekanan mental terhadap diri terdakwa.(rangga)
BISNIS
Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Kamis, 7 Mei 2026 | 11:08

Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.

NASIONAL
Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik

Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik

Minggu, 10 Mei 2026 | 14:28

Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.

TANGSEL
Benyamin Target Tuntaskan Bedah 329 Unit Rumah Tidak Layak Huni pada 2026

Benyamin Target Tuntaskan Bedah 329 Unit Rumah Tidak Layak Huni pada 2026

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:20

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menargetkan sebanyak 329 unit rumah warga akan dibedah sepanjang 2026. Jumlah tersebut berdasarkan hasil seleksi dari tingkat urgensi di lapangan.

KOTA TANGERANG
Mendikdasmen Dorong Program SD dan SMP Swasta Gratis Kota Tangerang Diadopsi Daerah Lain

Mendikdasmen Dorong Program SD dan SMP Swasta Gratis Kota Tangerang Diadopsi Daerah Lain

Minggu, 10 Mei 2026 | 08:31

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia Abdul Mu'ti, memberikan apresiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang atas terobosan program sekolah swasta gratis yang telah dijalankan di Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill