Connect With Us

Ojek Semerawutkan Bandara Soekarno-Hatta

| Kamis, 3 September 2009 | 08:41

TANGERANGNEWS-Angkutan umum roda dua atau ojek membuat semerawut Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Padahal pada tahun ini, adalah waktu deadline dari Polres Metro Bandara kepada pengelola Bandara tersebut untuk segera membuatkan sarana bagi kendaraan umum ilegal itu. Pasalnya, selain semerawut kebaradaan ojek membuat angka kecelakaan di area tersebut terus bertambah. Kasat Lantas Polres Metro Bandara Internasional Soekarno-Hatta Kompol Sutimin mengatakan, seharusnya tahun ini sudah selesai dan tidak ada lagi ojek yang berkeliaran di setiap Terminal. “Sebab, saya sudah meminta pada 2009 ini, Bandara Soekarno-Hatta terbebas dari ojek. Mereka bisa saja beroperasi namun dengan ketentuan yang ada, “ ujarnya, hari ini kepada TANGERANGNEWS. Misalnya, kata dia, dengan memfasilitasi mereka agar ruang geraknya dibatasi. Tidak seperti saat ini, lanjutnya, mereka bisa berada di lobby terminal. Bahkan, dirinya mengakui ojek kerap melanggar peraturan sepeti jalan yang seharusnya tidak diperbolehkan dilintasi kendaraan roda dua. “Itu terjadi di terminal Internasional, tepatnya di 2 F. Mereka (pengojek) umumnya meniru pegawai bandara. Masuk dan menunggu penunpang di sana,” ujarnya. Ditanya apakah ada kenaikan jumlah pengojek dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sutimin mengaku, pihaknya tidak pernah menghitung jumlah ojek. Namun, kata dia, pastinya dengan ada ojek tingkat kecelakaan terus bertambah. Itu dikarenakan ojek tidak hanya membuat bandara ini terlihat semerawut tetapi kasus kecelakaan semakin tinggi. “Saya lupa datanya, namun yang pasti naik,”katanya. Manajer Humas PT Angkasa Pura II Trisno Heriyadi mengatakan, pihaknya telah melakukan upaya untuk menekan jumlah pengojek di Bandara. Menurutnya, pada tahun ini jumlah ojek menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Ditanya terkait program Polres Bandara itu yang mentargetkan pada tahun ini sudah tidak ada lagi pengojek yang beropasi di terminal bandara. Dirinya mengatakan, pihaknya juga mentargetkan yang sama. “Ini adalah dampak sosial.Kita sih hanya punya fasilitas dan upaya kita adalah menghimbau kepada masyarakat tidak menggunakan ojek. Sosialisasi itu terus kita lakukan,” ucapnya. (Dira)
NASIONAL
Mengenal PMOS, Istilah Baru Pengganti PCOS dan Dampaknya bagi Wanita

Mengenal PMOS, Istilah Baru Pengganti PCOS dan Dampaknya bagi Wanita

Jumat, 26 Juni 2026 | 18:34

Perubahan nama ini didasari oleh tingginya angka underdiagnosis atau kasus yang tidak terdeteksi di masyarakat.

KOTA TANGERANG
Sempat Kabur ke Lampung, Pelaku Penganiayaan Caddy Modern Golf Tangerang Diringkus

Sempat Kabur ke Lampung, Pelaku Penganiayaan Caddy Modern Golf Tangerang Diringkus

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:16

Gerak cepat Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota berhasil menangkap pria berinisial FP, 38, yang diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang caddy golf di kawasan Modern Golf, Kota Tangerang.

SPORT
Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54

Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.

HIBURAN
Manjakan Lidah di Rame-Rame Jajan Kuliner Tangcity Mall, Ada Pizza Asli Italia Sampai Donat Pinkan Mambo

Manjakan Lidah di Rame-Rame Jajan Kuliner Tangcity Mall, Ada Pizza Asli Italia Sampai Donat Pinkan Mambo

Jumat, 26 Juni 2026 | 19:31

Memasuki masa liburan sekolah pertengahan tahun 2026, Tangcity Mall menghadirkan destinasi rekreasi baru bagi masyarakat yang ingin menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill