Connect With Us

Taufiq Kiemas Ketua MPR, Megawati Dilema

| Minggu, 4 Oktober 2009 | 19:08

TANGERANGNEWS - Ketua Ketua Dewan Pertimbangan Pusat PDIP Taufiq Kiemas (TK) tampak sumringah saat terpilih menjadi Ketua MPR. Namun, terpilihnya TK ini dinilai membuat dilema bagi Megawati Soekarnoputri. "Megawati dalam posisi dilematis. Sebenarnya dia tidak mau ada orang PDIP dekat ke pemerintahan," kata Pengamat Politik Universitas Indonesia (UI), Maswadi Rauf, Minggu (4/10). Menurut Maswadi, sikap dilema Megawati sangat jelas terasa ketika Ketua Umum PDIP itu tidak hadir dalam sidang paripurna pemilihan pimpinan MPR semalam. Dalam acara tersebut, hadir Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang juga merupakan rival lamanya. Dikatakan Maswadi, istri TK tersebut sadar sepenuhnya bahwa jabatan ketua MPR bukan merupakan wilayah eksekutif. Namun, Megawati cukup paham jabatan itu akan membuat suaminya sering berhubungan dengan pemerintah. "Megawati dirugikan, karena semakin akan semakin dekat dengan pemerintah. Nanti kan akan bertemu presiden, bertemu kabinet dan sebagainya," jelas guru besar UI ini. "Meski posisi MPR kini tidak berpengaruh, tapi Taufiq Kiemas akan menjadi bagian pemerintahan. Dan Megawati terpaksa menerima itu," pungkasnya. (dtk)
TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

BISNIS
JNE Tangerang Borong 10 Unit Mobil Listrik Wuling Mitra EV untuk Efesiensi

JNE Tangerang Borong 10 Unit Mobil Listrik Wuling Mitra EV untuk Efesiensi

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:26

Langkah besar menuju logistik ramah lingkungan resmi diambil oleh JNE Tangerang di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill