Connect With Us

Eksekutor Nasrudin Mengaku Alat Kelaminya Disetrum Oleh Polisi

| Senin, 19 Oktober 2009 | 18:41

TANGERANGNEWS-Pengakuan mengejutkan disampaikan eksekutor Nasrudin yang menjadi saksi mahkota atas terdakwa Daniel Daen Sabon alias Danil dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, hari ini. Eduardus Noe Ndopo Mbete alias Edo dan Hendrikus Kia Walen alias Hendrik mengaku selain pernah disekap dan disiksa di motel Nirwana, alat kelamin mereka juga diestrum. Hal itu, kata Edo, dilakukan usai penangkapan dirinya oleh polisi. Di motel tersebut, dia disiksa oleh polisi dengan mata tertutup, karena itu dia tidak mengenali para pelaku yang menyiksanya. "Saya ditelanjangi dan mata saya ditutup dengan lakban, lalu mereka memukuli dan menyetrum alat kelamin saya. Tapi saya tidak mengenali mereka karena tidak bisa melihat" ungkapnya. Pengakuan yang sama juga diungkapkan Hendrikus, dia mengatakan penyiksaan tersebut telah membuatnya tertekan sampai pemeriksaan di kepolisian. Hal itu juga yang membuatnya bungkam di Pengadilan. Sedangkan dua saksi lain, yakni Fransiskus dan Heri tidak mengatakan itu, mereka hanya mengaku disiksa dan disekap. Mendengar hal itu, Ketua Majelis Hakim Asnun menanyakan mekanisme pembuatan Berita Acara Pemberkasan (BAP) dan pemeriksaan kepada para penyidik eksekutor yang dihadirkan sebagai saksi verbalisant (saksi dari penyidik kepolisian) dari Polda Metro Jaya. Tiga saksi penyidik, yakni Tahan Marpaung, Anton Prihartono dan Budiman Setiono mengaku, pemeriksaaan yang mereka lakukan sudah sesuai prosedur dan tanpa ada tekanan. “Mereka (eksekutor) sudah didampingi pengacara saat pemeriksaan, mereka juga dalam keadaan sehat jasmani dan rohani," kataTahan. Namun saat ditanya Pengacara eksekutor, Juan Felix Tampubolin, tentang penyiksaan yang dilakukan polisi terhadap terdakwa. Saksi penyidik menyatakan tidak mengetahui hal tersebut. “Saya tidak tahu apa-apa soal itu,” ungkap Tahan.(rangga)
KAB. TANGERANG
Pelaku Mutilasi di Pasar Kemis Divonis Seumur Hidup, Freezer untuk Simpan Mayat Dimusnahkan Kejari

Pelaku Mutilasi di Pasar Kemis Divonis Seumur Hidup, Freezer untuk Simpan Mayat Dimusnahkan Kejari

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:51

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang memusnahkan barang bukti berupa Freezer yang digunakan pelaku mutilasi untuk menyimpan mayat korban.

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

BANDARA
Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:25

Sebagai gerbang utama transportasi udara yang beroperasi 24 jam dengan kompleksitas tinggi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) melaksanakan rangkaian evaluasi dan penguatan sistem

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill