Connect With Us

Fadli Zon Gantikan Prabowo Subianto jadi Ketua Umum HKTI

EYD | Jumat, 20 November 2015 | 09:55

Fadli Zon bersama Prabowo Subianto di Partai Gerindra. Fadli resmi menggantikan Prabowo sebagai Ketua Umum HKTI (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – Prabowo Subianto resmi melepas jabatan Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). Dia digantikan Fadli Zon yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris jenderal di organisasi sosial yang bergerak di bidang agrikultur tersebut.

Fadli terpilih menjadi ketua umum secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional VIII HKTI yang berlangsung di Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (19/11) malam. Munas dihadiri 514 peserta dari 33 Dewan Pimpinan Daerah, 481 Dewan Pimpinan Cabang, dan Dewan Pimpinan Nasional.

“Tiap DPD HKTI dari provinsi mengusulkan saya, akhirnya saya dipilih aklamasi melalui musyawarah mufakat. Mereka memberi saya amanah baru, sekaligus meminta Pak Prabowo tetap di HKTI sebagai Ketua Dewan Pembina,” kata Fadli.

Prabowo, kata Fadli Zon, berpesan agar HKTI terus memperjuangkan nasib petani yang kerap berada di posisi tersudut. HKTI pun terus meminta dukungan pemerintah untuk mengembangkan sektor agrikultur di tanah air. “Semakin sedikit yang mau menjadi petani, padahal jumlah penduduk Indonesia makin banyak. Akibatnya kedaulatan pangan kian terancam karena Indonesia dibanjiri produk impor,” ujar Fadli.

Meski demikian, Fadli yang juga Wakil Ketua DPR itu mengapresiasi pemerintah yang telah menambah anggaran bagi Kementerian Pertanian. Menteri Pertanian Amran Sulaiman pun dinilai HKTI cukup proaktif. “Tapi yang kami butuhkan bukan kerja dari satu kementerian saja, melainkan semua kementerian yang terkait sektor pangan,” kata politikus Partai Gerindra itu.

Fadli menambahkan, Kementerian Pertanian hanya menangani soal pangan. Sementara kebijakan terkait pupuk ada di Kementerian Perindustrian, ekspor impor ada di Kementerian Perdagangan, dan infrastruktur serta irigasi di Kementerian Pekerjaan Umum. “Kami lihat itu belum terintegrasi antarkementerian,” paparnya.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

TEKNO
Wajib Tahu! 8 Fitur Aplikasi yang Bikin Trading Jadi Lebih Mudah dan Efisien

Wajib Tahu! 8 Fitur Aplikasi yang Bikin Trading Jadi Lebih Mudah dan Efisien

Senin, 26 Januari 2026 | 19:23

Trader kini semakin mengutamakan aplikasi trading yang praktis dan serba terintegrasi. Simak fitur-fitur yang mendukung analisa, efisiensi, dan kenyamanan trading modern.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill