Connect With Us

Lulusan STPI Curug Tangerang memang Jempolan

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 25 November 2015 | 06:32

STPI Curug Tangerang, Banten (istimewa / tangerangnews)

TANGERANGNEWS.com– Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug di Kabupetan Tangerang, Banten, telah menghasilkan 6.000 pilot pesawat terbang hingga helikopter sejak 1952.

Lulusan dari sekolah penerbangan yang berusia 63 tahun ini tersebar di maskapai penerbangan dalam dan luar negeri. Selain itu, pilot pesawat kepresidenan juga ada yang berasal dari lulusan STPI Curug.

“Mendengar sejarah tentang pesawat VVIP yang bawa RI-1 rata-rata lulusan STPI seperti Capt. Nababan dan lain-lain,” kata Ketua STPI, Yudhi Sari Sitompul usai acara Sidang Terbuka Senat Dalam Rangka Wisuda di STPI Curug, Tangerang, Banten, Rabu (25/11/2015).

Untuk menjadi seorang penerbang pesawat kepresidenan harus melalui seleksi ketat, termasuk jam terbang. Selain ada yang pernah membawa pesawat kepresidenan, lulusan STPI Curug juga pernah ada yang jadi pilot khusus untuk membawa helikopter pribadi. Misalnya helikopter milik pengusaha James Riady, bos Lippo Group. “Yang pernah bawa heli James Riady ya alumni dari sini,” katanya.

Di tempat yang sama, pilot Boeing 777 Garuda Indonesia, Capt. Djoko Dwi mengaku kualitas lulusan STPI diacungi jempol. Pernyataan ini bukan tanpa sebab karena Djoko pernah menjadi instruktur di STPI dan mengamati sekolah penerbangan di luar negeri. “Lulusan Curug excellent,” sebutnya.

Setiap tahun, STPI merekrut 120 calon penerbang. Jumlah ini akan ditingkatkan menjadi 200 orang per tahun, seiring datangnya 51 armada baru dan rencana penambangan jangkauan training area. Selain mencetak penerbang, STPI juga mendidik siswa di bidang teknik penerbangan, keselamatan penerbangan, dan manajemen penerbangan. (RAZ)

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill