Connect With Us

Susno Duadji Bukan Reformis

| Sabtu, 20 Maret 2010 | 17:14

Susno duadji (tangerangnews / internet)


TANGERANGNEWS-Tindakan mantan Kabareskrim Komjen Susno Duadji menuding sejumlah nama terkait makelar kasus di tubuh kepolisian dinilai mencoreng nama institusi kepolisian. Susno semestinya mundur sebelum ia mengungkapkan uneg-unegnya terkait markus. Alamat sebagai polisi reformis salah jika ditujukan pada Susno Duadji.
 
Hal ini disampaikan oleh pengamat LIPI Hermawan Sulistyo Sabtu (20/3).  "Ukuran reformis itu apa? Kalau dari perilaku, Kapolda Jabar jauh (lebih baik), dia konsisten betul. Kalau reformis dari visi, Pak Susno jauh itu dari Kapolres Rembang. Kalau reformis itu disisi pendidikan, dibanding Farouk jauh. Penilaian itu salah persepsi," kata lelaki yang akrab dipanggil Kiki ini.
 
Kiki menyatakan bahwa tindakan Susno lebih didasari pada sakit hati karena posisinya sekarang terpinggirkan. Meski, ia tidak menampik jika markus memang berkeliaran di tubuh kepolisian. Terlebih, lingkup tugas reserse tak terbuka sehingga menyulitkan publik untuk mengawasi.
 
"Benahi serse paling sulit karena sifatnya tertutup. Jadi, maling teriak maling," tukasnya.
Ia meyakini jika posisi Susno tak disokong oleh jenderal lain di tubuh kepolisian. Ia, kata dia, melawan jenderal lainnya sendirian. Terkait tindakan Susno, ia berpendapat bahwa polisi semestinya tidak terlalu bereaksi terhadap hal itu. Apa yang dilakukan Susno sudah masuk kedalam ranah publik sehingga publiklah yang lebih berhak menentukan sikap atas kebenaran cerita Susno.
 
"Secara eksternal, publik harus hati-hati atas informasi dari kedua belah pihak, karena disinformasi bisa hadir setiap saat. Tidak bisa diterima primafasi sebagai salah atau primafasi sebagai benar," ujarnya. (dira)
 

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

BANTEN
Polda Banten Kerahkan Anjing Pelacak dan X-Ray Periksa Barang Bawaan Pemudik di Pelabuhan Merak

Polda Banten Kerahkan Anjing Pelacak dan X-Ray Periksa Barang Bawaan Pemudik di Pelabuhan Merak

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:12

Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Banten mengerahkan dua unit anjing pelacak (K9) untuk menyisir kendaraan pemudik di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak.

OPINI
Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:37

Ramadan 1447 Hijriah (2026) baru saja membasuh spiritualitas kita, namun ia menyisakan residu kegelisahan yang melampaui urusan ibadah. Di tengah gema takbir yang bersahutan, publik disuguhi tontonan otoritas keagamaan yang tak lagi sekadar memandu

TANGSEL
Kisah Veri, Kayuh Sepeda Sendiri Mudik dari Serpong ke Palembang

Kisah Veri, Kayuh Sepeda Sendiri Mudik dari Serpong ke Palembang

Kamis, 19 Maret 2026 | 10:44

Di tengah padatnya arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Ciwandan, ada satu pemandangan yang tidak biasa. Sebuah sepeda hitam dengan sleeping bag dan tenda terikat rapi di bagian belakang melaju pelan menuju area pelabuhan

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill