Connect With Us

Polisi Gerebek Pabrik Sabu di Gunung Putri

| Rabu, 21 April 2010 | 18:24

Seorang polisi sedang melakukan pemeriksaan barang bukti di lokasi. (dira / tangerangnews)

 
TANGERANGNEWS- Sebuah rumah tipe 36 di komplek perumahan Villa Nusa Indah 3, Blok KM.7, No.20, Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, digrebek jajaran Satuan II Psykotropika Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, karena dijadikan pabrik pembuatan narkoba golongan 1 jenis sabu,Selasa (20/4) malam. Pabrik sabu tersebut diperkirakan beromset mencapai Rp6 miliar untuk satu tahunnya.

Dalam penggerebekan itu, selain mengamankan barang bukti (BB), juga menangkap lima tersangka. Kelima tersangka tersebut yakni Miradz Hudaya Muhidin, Hamdani Selamet, Artomi alias Tomi, sang pemilik rumah, M Alfiyanto alias Tiwa dan Faisal Lukman. Sedangkan BB yang ditemukan dan keudian disita berupa 1.000 butir Ephedrine, 2 jerigen Aceton, 2 jerigen Toluen, 1 jerigen soda api, 9 botol berisi iodine 500 gram, 3390 gram fosfor merah, 470 gram ephedrine, 12 buah gelas pyrek, 3
 
Dalam keterangan persnya di lokasi kejadian, Rabu(21/4), Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Boy Rafli Amar, penggerebekan itu dilakukan setelah pihaknya melakukan pengintaian selama beberapa minggu.

Boy mengatakan penggerebekan sabu di tempat itu terkait dengan kasus serupa di Cariu, Kabupaten Bogor pada awal tahun 2009 dan kasus di Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat.
Hal itu dikarenakan satu tersangka yakni Artomi alias Toni merupakan DPO kasus pabrik sabu di Cariu dan M Alfiyanto alias Tiwa dan Faisal adalah pelaku atau DPO kasus Benhil. "Di Benhil keduanya belaku sebagai pemasak atau peracik, sama dengan kasus di Villa Nusa Indah ini,"kata Boy. (oce)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KAB. TANGERANG
Pelaku Mutilasi di Pasar Kemis Divonis Seumur Hidup, Freezer untuk Simpan Mayat Dimusnahkan Kejari

Pelaku Mutilasi di Pasar Kemis Divonis Seumur Hidup, Freezer untuk Simpan Mayat Dimusnahkan Kejari

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:51

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang memusnahkan barang bukti berupa Freezer yang digunakan pelaku mutilasi untuk menyimpan mayat korban.

BANDARA
Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:25

Sebagai gerbang utama transportasi udara yang beroperasi 24 jam dengan kompleksitas tinggi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) melaksanakan rangkaian evaluasi dan penguatan sistem

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill