Connect With Us

Susno Menjadi Tersangka, Bukan Balas Dendam ?

| Senin, 10 Mei 2010 | 19:14

Susno duadji (tangerangnews / internet)

 
TANGERANGNEWS-Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Komisaris Jenderal Susno Duadji, Senin (10/5), resmi menjadi tersangka tindak pidana penyuapan dan penerimaan suap terkait dengan mafia hukum dalam kasus penggelapan yang terjadi pada PT Salmah Arwana Lestari (arwana) yang berlokasi di Pekanbaru, Riau.

"Setelah penyidik melakukan evaluasi terhadap saksi-saksi terdahulu dan Pak Susno, penyidik meningkatkan status Pak Susno menjadi tersangka. Ini profesional, tidak ada upaya balas dendam," ujar Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Edward Aritonang, Senin (10/5), kepada wartawan di depan Gedung Bareskrim Mabes Polri.
 
Edward menuturkan, penyidik melakukan pemeriksaan kasus arwana berawal ketika jenderal bintang tiga tersebut memberikan keterangan kepada Komisi III DPR RI beberapa waktu lalu soal kasus mafia hukum yang lebih besar dari kasus mafia hukum yang melibatkan mantan Ditjen Pajak Gayus Tambunan. "Tekad kami adalah membongkar kasus ini sampai ke akar-akarnya. Ini (kasus arwana) adalah rangkaian (sindikasi). Keterangan Pak Susno di DPR ditindaklanjuti dengan dibuat laporan penyidikan hingga pada pemanggilan Pak Susno."
 
Lanjut Edward, ketika status Susno meningkat menjadi tersangka, penyidik dari tim independen pimpinan Irjen Mathius Salempang mengeluarkan surat perintah penangkapan. "Status tersangka dan diinapkan. Kami punya waktu 1x24 jam sampai perlu tidaknya dilakukan penahanan. Penyidik pun masih melakukan pendalaman alat bukti," kata dia.
 
Sementara itu, salah satu kuasa hukum Susno yakni Henry Yosodiningrat, menyatakan jika kliennya ditahan, tim kuasa hukum Susno telah sepakat untuk mempraperadilankan penahanan Susno. "Langkah kami adalah pra peradilan."
 
Salah satu kuasa hukum Susno yang bernama Radhitya Aristodiningrat menambahkan pra peradilan akan diajukan Selasa (11/5) pagi ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Edward pun menyambut baik langkah mempraperadilankan penahanan Susno. "Silahkan saj. Sangat kami sambut baik, itu dibenarkan KUHAP," pungkasnya.(dira)

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TANGSEL
Warga Tangsel Rata-rata Lulus SMA, Jadi Partisipasi Tertinggi di Banten

Warga Tangsel Rata-rata Lulus SMA, Jadi Partisipasi Tertinggi di Banten

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:01

Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menempatkan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sebagai wilayah dengan angka partisipasi pendidikan tertinggi di Provinsi Banten.

KAB. TANGERANG
Pelaku Mutilasi di Pasar Kemis Divonis Seumur Hidup, Freezer untuk Simpan Mayat Dimusnahkan Kejari

Pelaku Mutilasi di Pasar Kemis Divonis Seumur Hidup, Freezer untuk Simpan Mayat Dimusnahkan Kejari

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:51

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang memusnahkan barang bukti berupa Freezer yang digunakan pelaku mutilasi untuk menyimpan mayat korban.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill