Connect With Us

Kapolri Persilakan Susno Buka Kasus Baru

| Rabu, 12 Mei 2010 | 17:50

Kapolri Bambang Hendarso Danuri (tangerangnews / istimewa)


 
TANGERANGNEWS-Kapolri Bambang Hendarso Danuri mempersilakan bilamana mantan kabareskrim Komjen Susno Duadji akan kembali membuka kasus yang baru, yang lebih besar. Bila itu terjadi, pihaknya akan memprosesnya. “Silakan, tidak ada masalah, akan diproses,” tukas Kapolri di kantor presiden, Jakarta, Rabu (12/5).
 
Terkait dengan kasus Susno yang ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan Mabes Polri terkait dugaan mafia hukum dalam penanganan kasus PT Salmah Arwana Lestari (SAL). Susno diduga menerima suap berupa uang sebesar Rp 500 juta dalam perkara PT SAL itu. Uang itu diberikan Haposan Hutagalung yang merupakan kuasa hukum investor PT SAL melalui Sjahril Djohan.
 
Proses penahanan Susno, lanjut Kapolri sudah mmenuhi prosedur yang berlaku. Kasus Susno itu berawal dari pengacara, Haposan Hutagalung yang disusul dengan Sjahril Djohan. Dimana polisi menyatkan Susno dianggap terlibat.
 
"Dari rangkaian perbuatan itu tentunya kalau ada yang melibatkan pihak lain, tidak mungkin yang satu tidak akan diproses. Proses ini sudah memenuhi prosedur, bisa dipertanggungjawabkan secara yuridis," ujar Kapolri.
 
Sehingga bila ada jenderal yang terlibat, polri siap menghadapi. Karena semua demi keadilan, dan prosesnya transparan semua. (mira)
 

BISNIS
JNE Tangerang Borong 10 Unit Mobil Listrik Wuling Mitra EV untuk Efesiensi

JNE Tangerang Borong 10 Unit Mobil Listrik Wuling Mitra EV untuk Efesiensi

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:26

Langkah besar menuju logistik ramah lingkungan resmi diambil oleh JNE Tangerang di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.

KAB. TANGERANG
Pelaku Mutilasi di Pasar Kemis Divonis Seumur Hidup, Freezer untuk Simpan Mayat Dimusnahkan Kejari

Pelaku Mutilasi di Pasar Kemis Divonis Seumur Hidup, Freezer untuk Simpan Mayat Dimusnahkan Kejari

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:51

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang memusnahkan barang bukti berupa Freezer yang digunakan pelaku mutilasi untuk menyimpan mayat korban.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANDARA
Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:25

Sebagai gerbang utama transportasi udara yang beroperasi 24 jam dengan kompleksitas tinggi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) melaksanakan rangkaian evaluasi dan penguatan sistem

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill