Connect With Us

Pemerkosa Warga Australia Ditangkap

| Selasa, 29 Juni 2010 | 18:03

ilustrasi pemerkosaan (kompas / kompas)

TANGERANGNEWS-Aparat kepolisian dari Poltabes Denpasar berhasil membekuk seorang pelaku pemerkosaan terhadap wanita asal Australia bernama Kesley McCarthy, 30, yang tingga di sebuah hotel di kawasan Pantai Kuta Bali.

Pelakuknya adalah seorang instruktur surfing asal Desa Kaleisei I Kabupaten Minahasa bernama Rudy Stenly Walawangko, 23. Di Bali, pelaku tinggal di Jalan Poppies II Kuta.

Wakapoltabes Denpasar AKBP I Putu Mahasena dalam jumpa wartawan, Selasa (29/6) pagi, di Poltabes Denpasar, mengatakan, polisi terus melakukan penyelidikan intensif tentang kasus yang diduga pemerkosaan tersebut. "Namun demikian, hasil penyelidikan sementara menunjukkan telah terjadinya perbuatan asusila terhadap korban yang saat itu juga dalam keadaan mabuk berat akibat menenggak alkohol berjenis Vodka," ujarnya.

Awalnya, pada 25 Juni 2010, sekitar pukul 21.00 Wita, korban bersama pacarnya berinisial BN yang juga warga negara Australia menggelar pesta miras di sebuah restoran di kawasan Pantai Kuta. Sekitar pukul 01.00, pelaku datang memperkenalkan diri dan meminta untuk ikut bergabung.

Uniknya, ajakan pelaku tersebut disetujui oleh korban dan pasangannya tanpa menaruh curiga sedikit pun. Setelah acara minum-minum tersebut, ketiganya bergerak menuju ke Jalan Double Six Legian. Di tempat yang baru tersebut, korban tidak mau minum lagi karena sudah mabuk.

Dalam kondisi mabuk tersebut, pacar korban masuk ke salah satu toilet yang ada di bibir pantai tersebut. "Mungkin masih dalam kondisi mabuk, pacar korban lama enggak keluar dari toilet. Setelah lama enggak keluar, pelaku memberitahu korban kalau pacarnya sudah pulang duluan ke hotel dan sudah tidur karena mabuk," ujarnya.

Mendengar keterangan pelaku demikian, tanpa melakukan pengecekan ke toilet dan menelepon pacarnya, korban langsung meminta bantuan pelaku untuk mengantarnya pulang ke hotel di kawasan Pantai Kuta. Saat itulah pelaku ingin melampiaskan nafsu bejatnya. Korban bukannya diantar ke hotel tempat menginapnya, tetapi pelaku membawa korban ke Hotel Mahendra yang berlokasi di Jalan Poppies II, tempat menginap pelaku.

Tanpa menaruh curiga apa pun, korban meminta untuk menumpang toilet di kamar hotel milik pelaku. Saat berada dalam toilet, pelaku menutup semua kamar hotel dan menguncinya dari dalam. Setelah korban keluar dari toilet, pelaku mengajak korban untuk berhubungan tetapi ditolak.

Penolakan tersebut menyebabkan pelaku semakin brutal dengan menyeret korban ke atas ranjang. Korban sempat melakukan perlawanan tetapi tidak cukup kuat.

Pascakejadian tersebut, korban bersama pacarnya langsung melaporkan kasus tersebut ke polisi. Selang beberapa jam, pelaku langsung diamanankan petugas tanpa banyak perlawanan. Pelaku akhirnya digelandang ke Poltabes Denpasar bersama sejumlah barang bukti seperti beberapa potong pakaian dalam, kain sprei milik hotel, baju berwarna hitam.

Hasil penyelidikan sementara menunjukkan adanya tanda-tanda pemerkosaan. Namun polisi tetap melakukan investigasi terkait bisa memenuhi unsur pemerkosaan atau perzinahan. Pasal yang dikenakan adalah Pasal 285 atau 286 KUHP dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara. (mi/dira)

KAB. TANGERANG
1,9 Juta Kendaraan Lintasi Tol Tangerang-Merak Selama Periode Mudik Lebaran 2026

1,9 Juta Kendaraan Lintasi Tol Tangerang-Merak Selama Periode Mudik Lebaran 2026

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:24

Sebanyak 1.923.236 kendaraan tercatat telah melintasi Tol Tangerang-Merak selama periode mudik Lebaran 2026.

KOTA TANGERANG
Hati-hati, Ini 4 Penyakit yang Menghantui Usai Hari Raya Lebaran

Hati-hati, Ini 4 Penyakit yang Menghantui Usai Hari Raya Lebaran

Minggu, 22 Maret 2026 | 22:23

Momentum Hari Raya Idulfitri kerap membawa perubahan pada pola makan dan aktivitas harian masyarakat secara mendadak.

TANGSEL
Kisah Veri, Kayuh Sepeda Sendiri Mudik dari Serpong ke Palembang

Kisah Veri, Kayuh Sepeda Sendiri Mudik dari Serpong ke Palembang

Kamis, 19 Maret 2026 | 10:44

Di tengah padatnya arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Ciwandan, ada satu pemandangan yang tidak biasa. Sebuah sepeda hitam dengan sleeping bag dan tenda terikat rapi di bagian belakang melaju pelan menuju area pelabuhan

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill