Connect With Us

Buang Gaya Hidup Lembur

| Jumat, 7 Februari 2020 | 13:44

Ilustrasi pekerja wanita lembur. (viva / viva)

 

Lembur yang terlalu sering dapat memicu banyak masalah dan penyakit untuk tubuh. Bahayanya, banyak karyawan, pria maupun wanita yang menjadikan lembur sebagai gaya hidup mereka. Bekerja di luar jam kantor dijadikan kebiasaan sehingga mereka tidak sadar bahwa tubuh dan pikiran mereka merasa letih.

 

Penting bagi para karyawan untuk memprioritaskan kesehatan mereka sendiri dan memiliki pikiran bahwa tidak ada satupun pekerjaan yang lebih penting daripada tubuh mereka.

 

Menganggap lembur sebagai sebuah kewajaran merupakan kebiasaan buruk yang harus dibuang jauh jauh. Para karyawan harus menjaga keseimbangan hidup mereka dan berusaha menyelesaikan pekerjaannya pada saat jam kerja, sehingga tidak perlu mengambil lembur.

 

Sebagai seorang HR maupun pengusaha, ini menjadi hal penting yang harus kamu perhatikan. Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi kebiasaan lembur karyawan.

 

Namun, sebelumnya kamu harus sudah tahu alasan yang membuat mereka sering lembur, apakah pekerjaan yang terlalu banyak atau kesalahan dari karyawan tersebut. Itu semua harus kamu analisa dengan baik agar mendapatkan strategi yang tepat.

 

Kamu bisa menganalisanya dengan baik lewat software HR. Ada banyak fitur yang bisa kamu manfaatkan, mulai dari mengirimkan survei ke seluruh karyawan, memonitor absensi karyawan, hingga memonitor lembur karyawan.

 

Dengan seluruh data tersebut, kamu bisa membuat strategi HR yang lebih tepat. Talenta adalah salah satu software HR Indonesia yang didesain sesuai dengan peraturan di Indonesia, sehingga membuat Anda lebih mudah mengelola administrasi karyawan dan perusahaan.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill