Connect With Us

Efek Negatif Lembur Bagi Wanita

| Jumat, 7 Februari 2020 | 13:44

Ilustrasi pekerja wanita lembur. (viva / viva)

 

Pada prinsipnya, setiap karyawan berhak dan pantas untuk mengambil lembur, terlepas dari jenis kelaminnya.  Kendati demikian, para pekerja, khususnya wanita, perlu menyadari konsekuensi yang berkemungkinan muncul, apabila sering mengambil lembur di kantor. Pasalnya, kelelahan dari bekerja lembur pasti memberikan efek samping kepada tubuh dan mental.

Menurut penelitian dari European Society of Human Reproduction and Embryology, sebesar 33 persen dari 11.9345 pekerja wanita yang bekerja di malam hari akan mengalami gangguan menstruasi.

Selain itu, wanita yang bekerja dengan waktu kerja rata-rata 60 jam per minggu selama lebih dari tiga dekade memiliki kecenderungan mengalami masalah pada kesuburan, bermasalah pada jantung, artritis, dan juga terserang diabetes.

Tidak hanya penyakit fisik, bekerja lembur juga memberikan beban yang berat kepada otak kita. Bekerja lembur juga meningkatkan stress yang berkepanjangan dan dapat berujung kepada depresi. Jika sudah begini, maka kinerja dan performa seorang karyawan akan menurun dan hal tersebut akan merugikan karyawan itu dan perusahaan.

TANGSEL
Komisi VII Semprot Pemkot Tangsel Soal Insiden Gudang Kimia Cemari Sungai Cisadane

Komisi VII Semprot Pemkot Tangsel Soal Insiden Gudang Kimia Cemari Sungai Cisadane

Jumat, 6 Maret 2026 | 23:19

Insiden kebakaran gudang bahan kimia di Pergudangan Taman Tekno, Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) hingga mencemari Sungai Cisadane kini berbuntut panjang. Peristiwa ini memicu reaksi keras dari Senayan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

MANCANEGARA
Prabowo Siap Mundur dari BoP Jika Tak Bermanfaat bagi Palestina

Prabowo Siap Mundur dari BoP Jika Tak Bermanfaat bagi Palestina

Jumat, 6 Maret 2026 | 09:25

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyatakan untuk mundur dari keanggotaan Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) apabila keberadaan Indonesia di forum tersebut tidak memberikan manfaat bagi perjuangan kemerdekaan Palestina.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill