Connect With Us

UANG TUNAI SEGERA DIBAGIKAN PENGUNGSI

| Minggu, 5 April 2009 | 16:34

TANGERANGNEWS.COM-Sementara itu, Direktur Bantuan Sosial Korban Bencana Alam Departemen Sosial Andi Hanindito mengatakan, dalam waktu dekat akan segera dicairkan uang tunai untuk korban bencana alam itu. Rencananya, akan diserahkan kepada langsung kesetiap kepala keluarga. “Dari Provinsi Banten Rp5 juta dan dari Departemen Sosial Rp2 juta. Setiap kepala keluarga jadi akan mendapatkan Rp7 juta. Itu belum termasuk dari Pemkab Tangerang, namun saya tidak tahu berapa yang akan diberikan oleh Pemkab Tangerang,” kata Andi di Posko Utama Wisma Kerta Mukti di Kecamatan Ciputat Timur. Sementara itu, tampak di Wisma Kerta Mukti selain tenda untuk pengungsi terlihat juga sejumlah petugas sedang membangun rumah petak untuk korban bencana alam itu. General Manajer Divisi Umum Perumnas Tirian Darma mengatakan, pihaknya akan membangun 24 hunian sementara bagi para pengungsi. “Senin-Selasa ini mudah-mudahan sudah bisa digunakan,” katanya. Rumah berukuran 30x8 meter itu akan dihuni minimal 24 kepala keluarga dengan kekuatan mencapai 5 tahun. (adin)
BANDARA
Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:25

Sebagai gerbang utama transportasi udara yang beroperasi 24 jam dengan kompleksitas tinggi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) melaksanakan rangkaian evaluasi dan penguatan sistem

HIBURAN
Vapeo Vapestore: Toko Vape Paling Recommended di Kabupaten Tangerang

Vapeo Vapestore: Toko Vape Paling Recommended di Kabupaten Tangerang

Senin, 2 Februari 2026 | 10:11

Memilih toko vape yang tepat adalah kunci mendapatkan produk original dengan harga yang fair. Vapeo Vapestore telah menjadi pilihan utama para vaper di Kabupaten Tangerang

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

KAB. TANGERANG
Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:12

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) berencana memberikan bantuan berupa Elektrokardiogram (EKG), sebuah alat yang merekam aktivitas jantung guna mendeteksi gangguan kardiovaskular.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill