Connect With Us

EF Bahas Solusi Digital Parenting di Tengah Pandemi COVID-19

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 6 Agustus 2020 | 14:50

Flayer The Rise Of Digital Parenting. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kondisi pandemi COVID-19 saat ini mengharuskan anak menjalani kegiatan belajar mengajar dari rumah (School From Home). Kegiatan ini memberikan pengalaman baru bagi seluruh pelaku pendidikan, termasuk orangtua yang memegang peran utama sebagai pendidik bagi anak-anaknya di rumah.

Namun, kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi orangtua/wali murid dalam pendampingan di tiap proses dan perkembangan pembelajaran anak melalui media digital. Apalagi jika orangtua kurang mengerti media digital.

Menyadari akan pentingnya peran orangtua, English First (EF) English Center for Kids and Teens menghadirkan solusi yang dapat mendukung orangtua dalam menghadapi tantanganya melalui Webinar Parenting bertajuk “The Rise of Digital Parenting”, Kamis (06/8/2020).

Hadir dalam Webinar tersebut tiga narasumber yakni Psikolog Peminatan Perkembangan Anak dan Remaja Irma Dianita, Regional Director EF English Centers for Kids and Teens Elisabeth Maria dan Director of Operation EF English Centers for Kids and Teens Christopher Lloyd.

Psikolog Peminatan Perkembangan Anak dan Remaja Irma Dianita membeberkan hal yang harus diketahui orang tua dalam mendampingi anak belajar melalui media digital.

Pertama kesiapan orang tua terhadap kondisi pandemi. Orang tua harus paham kondisi dan penanganan yang bisa dilakukan seperti protokol kesehatan hingga kebiasaan baru. Hal ini ini harus dijelaskan ke anak dengan cara yang hangat dan positif.

Flayer The Rise Of Digital Parenting.

“Anak harus diberi tahu kalau sekarang ada batasan, tidak boleh ke sekolah, tidak boleh bersentuhan langsung dengan orang lain dan sebagainya. Pakai bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti,” jelas Irma.

Lalu, semakin tumbuh besar, anak kan mulai mengakses media digital. Orang tua pun memegang peranan utama dalan mengarahkan konten yang tepat bagi anaknya. Selain itu juga membatasi durasi penggunaanya.

“Perlu ada kesepakatan dengan anak. Misal penggunaan gadget, jangan sampai 2 jam berturut-turut, karena bisa menganggu kesehatan. Jangan sampai juga menganggu waktu tidur atau kebiasaan lainnya,” jelasnya.

Adapun jika menggunakan media digital, minimal 3 jam sehari. Si anak juga harus interaktif, jangan hanya diam di tempat. “Intinya harus ada kesepakatan di awal, agar lebih efektif,” ucap Irma.

Sementara Elisabeth mengatakan, sejak adanya Pembatasan Social Berskala Besar (PSBB) EF menjadi salah satu sektor usaha yang terpuruk. Namun sebelum masuk pandemi, pihaknya kita sudah melakukan persiapan dengan mengalihkan pembelajaran kelas ke online.

“Bedanya EF dengan sekolah formal, maksimal murid kita batasi. Satu guru maksimal delapan murid. Kita juga gunakan platform sendiri, guru bisa langsung interaksi dengan anak,” ujarnya.

Chriatopher Lloyd, Director of Operations EF English Centers for Kids and Teens menambahkan, EF menyadari pentingnya peran orang tua dalam perkembangan anak-anaknya. Pihaklnya juga sangat mengerti tantangan besar yang dihadapi orang tua dalam sistem pembelajaran digital yang diterapkan saat ini.

"Untuk itu, EF menghadirkan EF Parents, solusi yang dapat mendukung orang tua untuk tetap bisa melakukan peran besarnya dalam menghadapi tantangan pembelajaran anak di era digital ini. Aplikasi ini dirancang khusus untuk membantu orang tua dalam pengawasan dan pendampingan anak-anaknya," katanya. (RAZ/RAC)

BISNIS
Jelang Lebaran, Penggunaan Kemasan Bahan PP Melonjak untuk Mudik dan Logistik

Jelang Lebaran, Penggunaan Kemasan Bahan PP Melonjak untuk Mudik dan Logistik

Senin, 9 Maret 2026 | 21:57

Momentum Ramadan menjadi salah satu pendorong utama aktivitas ekonomi nasional. Berdasarkan tren data Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi rumah tangga cenderung meningkat selama periode Ramadan

NASIONAL
Agar Mudik Tenang, Tips Pastikan Listrik Rumah Tetap Aman Saat Ditinggal

Agar Mudik Tenang, Tips Pastikan Listrik Rumah Tetap Aman Saat Ditinggal

Senin, 16 Maret 2026 | 18:04

Menjelang arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) mengingatkan pelanggan agar memastikan kondisi kelistrikan di rumah tetap aman sebelum berangkat ke kampung halaman.

HIBURAN
Aniwayang Desa Timun Hadirkan Pertunjukan Wayang Modern di Tangcity Mall

Aniwayang Desa Timun Hadirkan Pertunjukan Wayang Modern di Tangcity Mall

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:50

Libur panjang Lebaran 2026 di Kota Tangerang dipastikan bakal lebih berwarna. Tangcity Mall menghadirkan rangkaian acara bertajuk “Aniwayang Desa Timun - Riang Ria Hari Raya” yang berlangsung mulai 6 hingga 29 Maret 2026.

BANTEN
PLN Pastikan Listrik dan SPKLU di Banten Siap Beroperasi Optimal untuk Mudik Lebaran 2026

PLN Pastikan Listrik dan SPKLU di Banten Siap Beroperasi Optimal untuk Mudik Lebaran 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 23:03

Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) memastikan kesiapan penuh sistem kelistrikan di wilayah Provinsi Banten untuk mendukung kenyamanan masyarakat selama Ramadan hingga arus mudik Lebaran 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill