Connect With Us

Korban Situ Gintung Memilih di TPS 23

Dena Perdana | Kamis, 9 April 2009 | 13:59

Anak korban jebolnya tanggul Situ Gintung ditemui Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah. (tangerangnews / dens)

TANGERANGNEWSNEWS.com-Korban jebolnya tanggul Situ Gintung memilih di TPS 21,22 dan 23. Namun paling banyak korban Situ Gintung memilih di TPS 23.

 

Ketua TPS 23 RT 3/8 Kelurahan Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur Syafrudin Nero mengatakan, jumlah pemilih tetap di sana (TPS 23) sebanyak 378. Dari jumlah tersebut, berkurang 26 orang karena ada nama yang ganda 15 orang , sedangkan 10 orang tewas dan 1 orang tewas setelah mengalami sakit.

“Di sini merupakan TPS yang paling banyak menjadi korban Situ Gintung, 10 orang warga tewas, 1 tewas setelah sakit terkait bencana itu,” ucapnya, kepada tangerangnews.com.

 

Berdasarkan pantauan, para pengungsi berangkat dari lokasi pengungsian dengan menggunakan roda empat yang disediakan pemda sekitar pukul 08.00 WIB. Diantara para pengungsi itu banyak yang juga menggunakan roda dua yang mereka miliki bahkan ada juga yang naik ojek untuk menuju ke TPS 23. Sedangkan bus yang sedianya digunkan untuk mengantar dan menjemput mereka ke setiap TPS tampak tidak digunakan pengungsi. Di TPS 23 juga terlihat sepi dari pemilih meski Wali Kota Tangerang Selatan tampak meninjau lokasi TPS untuk para korban Situ Gintung yang berlokasi di kediaman Nurfariono. (adin)

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill