Connect With Us

Menko Airlangga: Keberhasilan Atasi Pandemi Bantu Wujudkan Visi Indonesia 2045

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 3 September 2021 | 10:18

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Keberhasilan mengatasi pandemi COVID-19 jadi salah satu faktor yang membantu Pemerintah dan seluruh kelompok masyarakat mewujudkan Visi Indonesia 2045, kata Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Pasalnya, pandemi COVID-19 memberi tekanan cukup berat terhadap perekonomian dan hampir seluruh aspek dalam kehidupan, termasuk pada upaya mewujudkan Visi Indonesia 2045.

"Oleh karena itu, Pemerintah gencar meningkatkan laju vaksinasi COVID-19 dan memastikan protokol kesehatan terus terlaksana di seluruh aktivitas masyarakat," kata Airlangga saat menyampaikan pidato tentang Visi Indonesia 2045 pada sebuah sesi diskusi virtual yang diikuti di Jakarta, Selasa 2 September 2021.

Visi Indonesia 2045 merupakan proyeksi yang kerap disampaikan oleh beberapa ketua umum partai politik di Indonesia, di antaranya Airlangga Hartarto Ketua Umum DPP Partai Golkar.

Menurut Airlangga, visi itu merupakan perwujudan pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945.

Secara sederhana, kata Airlangga, Visi Indonesia 2045 digambarkan sebagai suatu kondisi kesejahteraan masyarakat Indonesia yang lebih baik dengan kualitas manusia yang tinggi dan ekonomi meningkat ditandai dengan pendapatan yang tinggi.

Selain itu, lanjut dia, masuk dalam kelompok negara maju dan jadi salah satu dari lima kekuatan ekonomi terbesar dunia, serta terciptanya pemerataan yang berkeadilan di negara Indonesia yang berdaulat dan demokratis.

Terkait dengan itu, Pemerintah telah menyusun strategi untuk mewujudkan Visi Indonesia 2045. Namun, langkah itu terhambat oleh pandemi COVID-19 yang telah mewabah sejak tahun lalu.

Oleh sebab itu, kata Airlangga, keberhasilan Pemerintah menanggulangi pandemi jadi langkah penting demi memulihkan ekonomi dan mewujudkan Visi Indonesia 2045.

"Kehidupan dengan protokol kesehatan baru, utamanya menggunakan masker dan vaksinasi jadi tugas utama dalam transformasi mencapai Visi Indonesia 2045," kata Airlangga.

Ia menyampaikan penanganan pandemi saat ini menunjukkan hasil yang positif sehingga Pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi dapat stabil di atas 5,5 persen ke depannya.

Dengan penanganan pandemi yang makin baik, dia berharap Indonesia mulai tumbuh dengan target pertumbuhan di atas 5,5 persen.

"Dengan begitu, kita akan keluar dari middle income trap (jebakan pendapatan kelas menengah) pada tahun 2030," ujar Airlangga yang juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. (RAZ/RAC)

TANGSEL
Sudah Beraksi di 20 Toko di Tangsel, Wanita Muda Penjual Emas Palsu Ditangkap

Sudah Beraksi di 20 Toko di Tangsel, Wanita Muda Penjual Emas Palsu Ditangkap

Jumat, 3 Juli 2026 | 12:16

Seorang wanita berinisial HCTW, 20, ditangkap polisi setelah diduga mencoba menjual emas palsu di sebuah toko emas di kawasan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

NASIONAL
Pertamina Akui Ada Pergeseran Konsumen dari Pertamax ke Pertalite 

Pertamina Akui Ada Pergeseran Konsumen dari Pertamax ke Pertalite 

Jumat, 3 Juli 2026 | 10:34

PT Pertamina (Persero) terus memantau kemungkinan pergeseran konsumen bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi ke BBM subsidi seiring lebarnya selisih harga antara Pertamax dan Pertalite.

BISNIS
Tokopedia Dikabarkan Bakal PHK Besar-besaran 90 Persen Karyawan

Tokopedia Dikabarkan Bakal PHK Besar-besaran 90 Persen Karyawan

Kamis, 2 Juli 2026 | 12:04

Platform e-commerce Tokopedia dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill