Connect With Us

Siap-Siap, Ada Operasi Patuh Jaya 2021 di Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 20 September 2021 | 08:43

Ilustrasi Razia PSBB. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menggelar Operasi Patuh Jaya 2021 yang berlangsung selama 14 hari, yakni mulai 20 September sampai 3 Oktober 2021. Sasaran operasi ini selain pelanggar disiplin lalu lintas juga protokol kesehatan COVID-19

Adapun lokasi operasi yakni wilayah hukum Polda Metro Jaya, di antaranya Provinsi DKI Jakarta, Kota Depok, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, termasuk Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan.

Dirlantas Polda Metro Jaya Sambodo Purnomo Yogo tidak menyebutkan secara detail jumlah titik Operasi Patuh Jaya ini

“Kan ini tidak ada razia, sasarannya penegakan protokol kesehatan dan disiplin berlalu lintas,” ucap Sambodo seperti dilansir dari Kompas, Senin 20 September 2021.

Ia menyebutkan, operasi ini untuk penegakan protokol kesehatan seperti pembubaran kerumunan, bagi-bagi masker, kampanye 3M, patroli skala besar, pembatasan ganjil genap dan tempat wisata, car free night.

Sedangkan untuk penegakan disiplin berlalu lintas, para pelanggar yang kasat mata bisa ditindak. Target khusus pada operasi ini seperti pengguna knalpot bising, pemakai rotator yang bukan haknya, lawan arus, balapan liar.

“Penilangan tetap ada untuk pelanggar yang kasat mata. Kalau ada yang kelihatan pasti kita hentikan dan ditindak (tilang),” kata Sambodo.

AYO! TANGERANG CERDAS
Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Senin, 29 Juni 2026 | 19:00

Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill