Ratusan Personel Polres Tangsel Dites Urine
Senin, 23 Februari 2026 | 15:48
Ratusan personel Polres Tangerang Selatan (Tangel) pemeriksaan urine usai apel bersama di Lapangan Apel Polres Tangerang Selatan, Senin 23 Ferbuari 2026.
TANGERANGNEWS.com-Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menggelar Operasi Patuh Jaya 2021 yang berlangsung selama 14 hari, yakni mulai 20 September sampai 3 Oktober 2021. Sasaran operasi ini selain pelanggar disiplin lalu lintas juga protokol kesehatan COVID-19
Adapun lokasi operasi yakni wilayah hukum Polda Metro Jaya, di antaranya Provinsi DKI Jakarta, Kota Depok, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, termasuk Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan.
Dirlantas Polda Metro Jaya Sambodo Purnomo Yogo tidak menyebutkan secara detail jumlah titik Operasi Patuh Jaya ini
“Kan ini tidak ada razia, sasarannya penegakan protokol kesehatan dan disiplin berlalu lintas,” ucap Sambodo seperti dilansir dari Kompas, Senin 20 September 2021.
Ia menyebutkan, operasi ini untuk penegakan protokol kesehatan seperti pembubaran kerumunan, bagi-bagi masker, kampanye 3M, patroli skala besar, pembatasan ganjil genap dan tempat wisata, car free night.
Sedangkan untuk penegakan disiplin berlalu lintas, para pelanggar yang kasat mata bisa ditindak. Target khusus pada operasi ini seperti pengguna knalpot bising, pemakai rotator yang bukan haknya, lawan arus, balapan liar.
“Penilangan tetap ada untuk pelanggar yang kasat mata. Kalau ada yang kelihatan pasti kita hentikan dan ditindak (tilang),” kata Sambodo.
Ratusan personel Polres Tangerang Selatan (Tangel) pemeriksaan urine usai apel bersama di Lapangan Apel Polres Tangerang Selatan, Senin 23 Ferbuari 2026.
TODAY TAGDua pelaku pencurian kendaran bermotor (curanmor) ditangkap aparat Polda Metro Jaya di kawasan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Dua pelaku diketahui masih berusia 18 tahun berinisial ANJ dan AN.
Keputusan PT Karunia Alam Segar (KAS), produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur, yang merumahkan sekitar 400 tenaga kerja outsourcing menjadi bahan perbincangan di media sosial.
Rencana pembatasan operasional angkutan barang selama periode Lebaran 2026 memicu kegelisahan di kalangan sopir truk logistik, khususnya pengemudi kendaraan sumbu tiga yang mengangkut barang non-sembako.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews