Connect With Us

Kapolri Pastikan Masuk Polisi Tidak Bayar, Laporkan Jika Diminta Uang

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 16 November 2021 | 08:51

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (@TangerangNews / Dok. Humas Polri)

TANGERANGNEWS.com-Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjamin masuk menjadi anggota polisi tidak dipungut bayaran alias gratis.

Jika ada oknum yang meminta bayaran untuk masuk polisi, Kapolri meminta untuk segera melaporkannya ke propam.

Hal itu dikatakan Kapolri saat berbicara kepada Teuku Tegar Abadi, atlet lompat galah yang telah mengharumkan nama Bangsa Indonesia di tingkat internasional.

"Waduh yang ngomong (harus bayar) bohong itu. Jadi saya pastikan masuk polisi tidak ada yang bayar," kata Kapolri seperti dilansir dari Merdeka, Selasa 16 November 2021.

Kapolri memastikan agar Tegar tidak perlu khawatir akan dipungut biaya untuk masuk polisi melalui jalur rekruitmen proaktif. Pasalnya semua hal rekruitmen tidak dikenakan biaya sepeser pun.

"Nanti kalau ada informasi seperti itu bisa dilaporkan ke Propam, nanti kita proses. Itu oknum. Yang jelas untuk masuk polisi semuanya gratis, yang penting punya kemampuan, punya prestasi," kata Kapolri.

Setelah masuk ke dalam institusi Polri, Tegar pun masih bisa diberikan kesempatan untuk terus berlatih sebagai atlet dan terus mengukir prestasi.

"Saya pastikan bahwa kegiatan Mas Tegar akan terus bisa dilanjutkan, dikembangkan, kita pingin Mas Tegar bisa jadi polisi, sekaligus bisa mewakili polisi untuk membawa nama institusi di kancah nasional dan internasional. Nah itu tentunya kita dukung," katanya.

Menurut Kapolri, institusinya sangat butuh orang-orang yang punya prestasi. Tentunya Kapolri senang jika memang Tegar ikut bergabung dengan Polri.

HIBURAN
Bukan Cuma Opor, Tradisi Makan Bakso saat Lebaran Ternyata Sudah Ada Sejak 1981

Bukan Cuma Opor, Tradisi Makan Bakso saat Lebaran Ternyata Sudah Ada Sejak 1981

Senin, 23 Maret 2026 | 22:37

Opor, ketupat, dan aneka kue kerap menjadi menu utama saat Hari Raya Idulfitri. Namun setelah terasa dengan sajian khas Lebaran, banyak warga justru beralih mencari semangkuk bakso hangat.

OPINI
Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:37

Ramadan 1447 Hijriah (2026) baru saja membasuh spiritualitas kita, namun ia menyisakan residu kegelisahan yang melampaui urusan ibadah. Di tengah gema takbir yang bersahutan, publik disuguhi tontonan otoritas keagamaan yang tak lagi sekadar memandu

SPORT
Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Saint Kitts and Nevis Tiba di Bandara Seokarno-Hatta

Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Saint Kitts and Nevis Tiba di Bandara Seokarno-Hatta

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:20

Tim Nasional (Timnas) sepak bola Saint Kitts and Nevis tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) pada Senin, 23 Maret 2026 untuk menghadapi Skuad Indonesia dalam turnamen FIFA Series 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill