Connect With Us

Waduh, 6 Juta Data Pasien COVID-19 Milik Kementerian Kesehatan Bocor

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 6 Januari 2022 | 22:19

Ilustrasi kebocoran data. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah kembali kebobolan data. Kali ini, data pasien COVID-19 dan umum berjumlah 6 juta yang dikelola oleh Kementerian Kesehatan (kemenkes). Data tersebut diduga telah bocor dan dijual di forum online Raid Forum.

Kebocoran data itu terungkap dari unggahan di Raid Forum oleh pengguna dengan username Astarte. Pengguna ini menginformasikan, dokumen milik Kemenkes yang dijualnya berisi data dengan besaran kapasitas file 720 GB, seperti dilansir dari Merdeka, Kamis 6 Januari 2022.

Adapun isinya terdiri dari 6 juta baris atau 6 juta data pasien. Si penjual juga menawarkan data untuk dibayar dengan mata uang kripto seperti Bitcoin.

Dalam situs tersebut juga terdapat keterangan dokumen "Centralized Server of Ministry of Health of Indonesia."

Untuk meyakinkan calon pembeli, si penjaja data juga memberi sampel. Dalam unggahan tersebut, dijabarkan berbagai jenis data apa saja yang ada di database. Dokumen tersebut berisi data radiologi (pemeriksaan radiologi pasien dari berbagai rumah sakit di seluruh Indonesia).

Data bocor ini meliputi data pemindaian Xray, nama pasien, asal rumah sakit, tanggal pemeriksaan, CT scan, foto pasien, hasil tes Covid, identitas lengkap dari berbagai rumah sakit, surat rujukan, dan lain-lain.

Selain itu, data lainnya adalah data EKG atau data tes diagnostik umum yang digunakan untuk mengevaluasi fungsi jantung.

Data ini meliputi surat rujukan BPJS, data pasien rujukan, laporan radiologi, hasil tes antigen, surat persetujuan isolasi COVID-19, hasil tes laboratorium, hingga hasil tes EKG.

Ada pula data laboratorium, yang meliputi laporan pemeriksaan medis, laporan hasil tes laboratorium, hasil tes antigen, CT scan, dan lain-lain.

Mengingat di sana tercantum identitas detail pasien, besar kemungkinan data alamat rumah, tanggal lahir, hingga nomor telepon pasien COVID-19 juga ada di dalamnya.

Di dalam unggahannya si penjual data juga memberikan sampel seperti hasil diagnosa pasien. Misalnya keluhan sesak napas, saturasi rendah, dan lain-lain.

OPINI
Harga Beras Melambung Tinggi, Apa yang Terjadi?

Harga Beras Melambung Tinggi, Apa yang Terjadi?

Sabtu, 17 Februari 2024 | 15:14

TANGERANGNEWS.com-Setahun terakhir harga beras terus mengalami kenaikan tinggi, bahkan kenaikan harga beras di tahun 2023 nyaris 20% dibandingkan dengan harga sebelumnya.

MANCANEGARA
Anggota Angkatan Udara Tentara Amerika Tewas Usai Bakar Diri, Teriakkan 'Free Palestine'

Anggota Angkatan Udara Tentara Amerika Tewas Usai Bakar Diri, Teriakkan 'Free Palestine'

Selasa, 27 Februari 2024 | 09:27

Aaron Bushnell, 25, seorang anggota Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) dilaporkan tewas usai membakar dirinya sendiri di depan kedutaan Israel di Washington DC, Amerika Serikat, Minggu, 25 Februari 2024, 13.00 waktu setempat.

KAB. TANGERANG
Balita di Cisoka Tangerang Diduga Dianiaya Ayah Tiri, Ada Luka Bekas Gigitan hingga Kuku Copot

Balita di Cisoka Tangerang Diduga Dianiaya Ayah Tiri, Ada Luka Bekas Gigitan hingga Kuku Copot

Selasa, 27 Februari 2024 | 22:56

Balita di kawasan Cisoka, Kabupaten Tangerang, diduga dianiaya ayah tirinya. Sebab ditemukan banyak luka pada tubuh korban.

WISATA
Mercure Hotel Tangerang Tawarkan Promo Buka Puasa, Beli 5 dapat 6

Mercure Hotel Tangerang Tawarkan Promo Buka Puasa, Beli 5 dapat 6

Sabtu, 24 Februari 2024 | 14:21

Hotel di Kota Tangerang sudah bersiap menyambut bulan suci Ramadan 1445 Hijriah. Salah satunya, Mercure Hotel Tangerang Centre yang telah menyiapkan promo Median Delight’s.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill