Connect With Us

Snack di Pesawat Garuda Bergambar Kaesang Bikin Gaduh, Produsen: Kami Akan Tukar

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 16 Januari 2022 | 18:29

Snack Bergambar Kaesang berada di Pesawat Garuda. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Beredar foto makanan ringan atau snack bergambar ilustrasi Kaesang Pangarep di paket makanan penumpang maskapai Garuda Indonesia.

Namun kemunculan snack merk Tricks ini menuai pro kontra, lantaran putra Presiden Joko Widodo tersebut tengah disorot kasus dugan KKN.

Menanggapi hal itu, produsen Trick, PT Jaya Swarasa Agung Tbk atau Tays Bakers (TAYS) menyebut, kemasan baru produk Tricks yang menampilkan ilustrasi wajah Kaesang merupakan bagian dari kerja sama co-branding dengan PT Harapan Bangsa Kita (GK Hebat). 

Kemasan baru yang menampilkan wajah Kaesang khusus diperuntukkan bagi distribusi pasar ritel, sekaligus mendorong promosi UMKM nasional.

“Kemasan baru ini ditujukan untuk memperkenalkan Tays Bakers di pasar ritel, mengingat sosok Kaesang Pangarep yang dekat dengan UMKM Indonesia,” ujar Alexander Anwar, CEO Tays Bakers dalam seperti dilansir dari Kumparan, Minggu 16 Januari 2022.

Sejauh ini, respons pasar terhadap kemasan baru tersebut cukup positif. Anwar pun berharap hal itu dapat mendorong penjualan.

Sementara Tays Bakers sebelumnya juga telah menjalin kerja sama dengan PT Aerofood Indonesia (Aerofood ACS), selama satu tahun terakhir. 

Dalam kerja sama tersebut, Tays Bakers menyediakan produk Tricks kepada Aerofood ACS untuk keperluan distribusi di berbagai maskapai penerbangan yang menggunakan jasa Aerofood ACS.

Adapun untuk pendistribusian di maskapai, akan digunakan produk Tricks dengan kemasan standar tanpa ilustrasi endorser.

“Kami akan menukar semua produk TRICKS pada Aerofood ACS dengan kemasan standar,” tambah Alex.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) Irfan Setiaputra mengatakan akan menarik snack yang kemasannya bergambar ilustrasi Kaesang untuk menghindari konflik kepentingan. Namun, dia memastikan keberadaan snack tersebut tidak bermaksud apa-apa.

"Kita lagi minta ditarik dari Garuda, minta Tricks untuk ganti dengan kemasan polosan. Pasti kita hindari (jika ada konflik kepentingan)," katanya, Sabtu 15 Januari 2021.

BANTEN
Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:44

PT PLN (Persero) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan yang terintegrasi dengan pengelolaan ruang laut.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

KAB. TANGERANG
Warga Binaan Lapas Ciangir Produksi 863 Kg Telur Ayam Per Hari, Pasok Pasar Jabodetabek

Warga Binaan Lapas Ciangir Produksi 863 Kg Telur Ayam Per Hari, Pasok Pasar Jabodetabek

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:59

Lapas Terbuka Kelas IIB Ciangir, Kabupaten Tangerang, terus mengembangkan program pembinaan berbasis kemandirian bagi warga binaan melalui sektor pertanian, peternakan, dan persawahan.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill