Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Gubernur Banten: Sebuah Surat Terbuka
Kamis, 5 Februari 2026 | 20:38
Dalam balutan seminar nasional itu, Anda memamerkan angka 60 ribu siswa sekolah gratis seolah-olah itu adalah tiket emas menuju surga kesejahteraan.
TANGERANGNEWS.com-Kabar duka datang dari keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Mantan Ketua PWI Pusat Margiono meninggal di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Modular, Jakarta, pada Selasa 1 Februari 2022 pada pukul 09.45 WIB.
Ketua Umum Pengurus PWI Pusat, Atal S Depari mengonfirmasi berita duka tersebut. "Benar (kabar meninggal). Keluarga besar PWI sangat merasa kehilangan beliau," kata Atal seperti dikutip dari Detik, Selasa 1 Februari 2022.
Menurut Atal, Margiono terkenal sebagai sosok yang ramah dan humoris. "Beliau ini sangat ramah dengan siapapun. Beliau adalah ketua yang sangat humoris," tuturnya.
Margiono terpilih sebagai ketua umum dalam Kongres PWI pada 2008. Dia menjabat ketua umum selama dua periode, yaitu 2008-2013 dan 2013-2018. Mendiang semasa hidupnya merupakan wartawan senior yang telah malang-melintang di dunia pers sejak zaman Orde Baru.
Karir jurnalistik Margiono dimulai dari wartawan Jawa Pos yang kemudian menjadi Pemimpin Redaksi koran itu. Lalu ia membesarkan Rakyat Merdeka, yang merupakan salah satu produk dari Jawa Pos mulai dari Pemimpin Redaksi hingga sempat menjadi Direktur Utama grup tersebut.
Almarhum Margiono juga terkenal dengan aksi beraninya yang menampilkan cover Presiden Soeharto berpakaian raja dalam kartu king di majalah D&R. Aksi itu berujung majalah tersebut kehilangan Surat Izin Usaha Penerbitan Pers (SIUPP).
Dalam balutan seminar nasional itu, Anda memamerkan angka 60 ribu siswa sekolah gratis seolah-olah itu adalah tiket emas menuju surga kesejahteraan.
TODAY TAGWakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan mengingatkan agar pelaku jasa konstruksi yang mengerjakan proyek pembangunan di Kota Tangerang agar tidak hanya mengejar margin keuntungan semata, namun juga memberi manfaat bagi masyarakat.
Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews