Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah berencana menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite, Premium, hingga LPG 3 kg atau LPG melon secara bertahap menyusul kenaikan harga Pertamax.
Rencana kenaikan harga itu disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan atau Menko Luhut saat meninjau Proyek LRT di Depo LRT Jabodebek Bekasi, Jumat 1 April 2022, seperti dilansir dari CNNIndonesia.
"Overall (secara keseluruhan) yang akan terjadi nanti, Pertamax, Pertalite (naik). Premium belum. Ya, semua akan naik. Nggak akan nggak ada yang naik itu," kata Luhut.
Luhut menyebutkan, untuk LPG 3 kg kenaikan akan dilakukan bertahap karena harga tidak pernah naik sejak 2007. "Mengenai gas 3 kg itu kita bertahap. Jadi 1 April, nanti Juli, nanti September. Itu semua bertahap dilakukan oleh pemerintah," ujar Luhut.
Sedangkan untuk Pertalite, Luhut belum mengungkap kapan kenaikan harga akan dilakukan.
Menurut Luhut, kenaikan harga-harga tersebut sulit dihindari di tengah lonjakan harga minyak yang terjadi akibat perang Ukraina dan Rusia belakangan ini.
Sebelumnya, pemerintah menaikkan harga BBM jenis Pertamax dari kisaran Rp9.000 ke Rp12.500-Rp13 ribu per liter, tergantung daerahnya.
TODAY TAGPergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews