Connect With Us

May Day, Menko Airlangga Pastikan Buruh Dapat THR

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 1 Mei 2022 | 16:41

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berupaya memastikan buruh mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2022, sehingga bisa mudik dan bertemu keluarga.

Apalagi momen Lebaran kali ini bertepatan dengan Hari Buruh (May Day) yang jatuh pada tanggal 1 Mei 2022. Sehingga pemerintah mempunyai tanggung jawab untuk berkomitmen meningkatkan taraf hidup para buruh, dengan berbagai kebijakan yang sudah dan akan dikeluarkan, salah satunya terkait THR.

“Mengucapkan selamat Hari Buruh untuk seluruh pekerja di Indonesia. Semoga THR tahun ini tidak ada masalah, agar buruh bisa bergembira di Hari Raya esok,” tutur Airlangga, Minggu 1 Mei 2022.

Menurutnya, buruh merupakan bagian penting dalam perekonomian nasional. Jumlah angkatan kerja di Indonesia menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Februari 2021, sebanyak 139,82 juta orang. Jumlah ini meningkat sebanyak 1,59 juta dibandingkan pada Agustus 2020.

Airlangga juga menegaskan, pemerintah memberi keleluasaan kepada buruh untuk berusaha dan menjaga ketahanan hidup mereka di tengah pandemi Covid-19. Salah satunya memastikan pencairan THR tahun ini.

“Kalau ada buruh yang belum terima THR, silakan melapor ke Posko THR yang dibuat Kementerian Ketenagakerjaan. Pemerintah akan menindaklanjuti aduan ini,” tegasnya.

Pada May Day tahun ini, Airlangga yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional ini meminta maaf, jika kondisi Indonesia belum sepenuhnya terbebas dari pandemi Covid-19.

Ia mengaku, meskipun tren kasus Covid-19 di Indonesia konsisten menurun, tetapi penularan belum sepenuhnya hilang.

“Silakan sampaikan aspirasi, berlebaran bersama keluarga di kampung halaman, beribadah Salat Idul Fitri, tetapi tetap disiplin prokes. Jangan sampai setelah Lebaran, kasus Covid-19 di Indonesia kembali naik. Saya harap buruh ikut membantu pemerintah mengendalikan Covid-19 dengan disiplin prokes,” ujar Airlangga.

Airlangga meminta masyarakat yang mudik untuk tetap menjaga diri dan keluarga. Ia juga menitipkan salamnya untuk seluruh keluarga buruh di kampung halaman.

“Selamat mudik, tetap berhati-hati, jaga diri dan keluarga dengan disiplin prokes. Selamat bergembira dan merayakan Lebaran bersama keluarga,” ungkapnya.

Ia mengaku, kondisi ketenagakerjaan nasional sudah mulai pulih dengan turunnya angka pengangguran dari 7,07 persen (Agustus 2020) menjadi 6,49 persen (Agustus 2021).

Selain itu, data menunjukkan penurunan pengangguran tersebut ditunjang dengan meningkatnya lapangan kerja selama 2021 yang mencapai 2,59 juta lapangan kerja baru.

TANGSEL
Warga Serpong Lagoon Muntaber Massal, Hasil Lab: WTP Tercemar Bakteri E. coli Lebihi Ambang Batas

Warga Serpong Lagoon Muntaber Massal, Hasil Lab: WTP Tercemar Bakteri E. coli Lebihi Ambang Batas

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:46

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengambil langkah tegas menyusul merebaknya kasus gangguan pencernaan dan muntaber yang menimpa warga Perumahan Serpong Lagoon, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

HIBURAN
Rayakan Hari Jadi Pertama, Jajaran Staf Golden Tulip Essential PIK 2 Jakarta Pakai Kostum Karakter Populer

Rayakan Hari Jadi Pertama, Jajaran Staf Golden Tulip Essential PIK 2 Jakarta Pakai Kostum Karakter Populer

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:27

Hotel Golden Tulip Essential PIK 2 Jakarta menandai satu tahun operasional melalui perayaan bersama seluruh keluarga besar hotel pada Jumat, 16 Oktober 2026, sore.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill