Connect With Us

Belajar dari Tragedi Kanjuruhan, Lakukan Ini Jika Terjadi Kericuhan saat Nonton Sepak Bola

Fahrul Dwi Putra | Senin, 3 Oktober 2022 | 13:01

Kericuhan supporter sepakbola usai pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu 1 Oktober 2022, malam, berakhir tragis. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Tragedi kerusuhan sepak bola hingga merenggut ratusan nyawa di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pascapertandingan antara Arema FC dan Persebaya pada Sabtu, 1 Oktober 2022, menjadi pelajaran bagi semua pihak.

Berkaca dari tragedi tersebut, ada beberapa tips yang dapat diterapkan untuk menghindari kericuhan maupun kegaduhan suporter, seperti dilansir dari reskrimsusbali.id, Senin 3 Oktober 2022.

 

1. Persiapkan diri dan cari rute keluar

Ketika berada di tengah-tengah lokasi kerusuhan tetapi tidak dapat menghindar dari lokasi tersebut, ambillah langkah pencegahan sederhana yang dapat membawa dampak besar bagi nyawa. 

Kenali area tersebut, kemudian pikirkan rute-rute pelarian dan tempat-tempat berlindung sebelum apa pun benar-benar terjadi. Setidaknya pilih lebih dari satu jalur untuk keluar dari kerumunan, jika keadaan kekacauan makin menggila atau polisi mulai berdatangan. 

 

2. Tetap tenang

Saat keadaan sedang ricuh, tenangkanlah diri dan tetap sadar emosi. Adrenalin dan insting pertahanan diri memang akan timbul, tetapi berusahalah berpikir secara rasional dan pilihlah cara-cara yang aman.

Dalam kondisi diri tenang, hindari konfrontasi dengan cara tetap menjaga posisi tubuh yang tidak mencolok. Teruslah berjalan dan hindari berlari atau bergerak terlalu cepat, sebab dapat menarik perhatian yang tidak diinginkan.

 

3. Bawalah orang-orang yang anda kasihi sedekat mungkin

Jika sedang bersama dengan orang terdekat seperti teman, pasangan, ataupun anak. Hal pertama yang harus dilakukan adalah memegang tangan atau menggandengnya.

Jika membawa seorang anak kecil, gendong dia agar tidak jatuh. Tetap berada bersama-sama dengan orang-orang yang dikasihi, ini harus menjadi prioritas pertama, lalu yang kedua adalah mencari jalan keluar.

Pastikan orang yang dikasihi tersebut tetap berjumlah sama ketika sudah sampai di tempat lebih aman.

 

4. Jangan menggabungkan diri dalam kerusuhan

Berusaha untuk tidak menonjol sebisa mungkin saat bergerak keluar dari kerusuhan dan menjauhinya. Jangan pernah mulai memihak ataupun membantu, tetaplah mendekat dengan tembok dan pemisah lainnya.

Sebisa mungkin saat bergerak keluar dari kerusuhan menjauhinya dengan menghindari jalan-jalan yang menyempit, atau area apapun tempat banyak orang berdesak-desakan melalui jalan sempit.

 

5. Pergilah dari kerumunan dengan setenang mungkin

Menjauhlah dengan mengikuti alur pejalan kaki, bukan berlawanan arah. Gunakan siku untuk mendorong kerumunan agar dapat berjalan. Namun, harus tetap tenang dan agak perlahan.

Teruslah bergerak dengan kerumunan sampai dapat melarikan diri ke pintu keluar, sebuah gang, pinggiran jalan, atau sebuah gedung yang aman.

Jika sedang berada di tengah-tengah kerumunan, sangatlah penting untuk berusaha bergerak ke arah kerumunan, sampai dapat menemukan sebuah jalan untuk keluar dari kerusuhan tersebut.

 

6. Kemudikan kendaraan dengan benar

Saat telah berhasil keluar dari kericuhan atau telah mengendarai kendaraan, cobalah untuk mencari jalan yang bebas dari kerusuhan dan hindari jalan-jalan utama yang biasanya terdampak kerusuhan. 

Teruslah berjalan maju dan jangan berhenti hanya untuk melihat keadaan. Jika ada orang yang berusaha menghalangi kendaraan, bunyikan klakson dan teruslah mengemudi sampai keluar dari kerumunan itu (tentunya, ini bukan berarti menabrak orang tersebut).

Mengemudilah dengan kecepatan yang pas, agar mereka punya waktu untuk ke pinggir jalan.

TEKNO
RS Mandaya Datangkan Da Vinci Xi, Robot Bedah Berteknologi Tinggi dengan Empat Lengan 

RS Mandaya Datangkan Da Vinci Xi, Robot Bedah Berteknologi Tinggi dengan Empat Lengan 

Senin, 20 Juli 2026 | 10:15

RS Mandaya Royal Puri resmi menghadirkan robot bedah Da Vinci Xi, teknologi kesehatan terbaru yang diklaim mampu meningkatkan presisi operasi sekaligus mengurangi kebutuhan tindakan bedah dengan sayatan besar.

HIBURAN
Rayakan HUT Ke-7, Swiss-Belhotel Serpong Potong Harga Kamar 35 Persen untuk Tamu Pemegang Kartu Loyalitas

Rayakan HUT Ke-7, Swiss-Belhotel Serpong Potong Harga Kamar 35 Persen untuk Tamu Pemegang Kartu Loyalitas

Senin, 20 Juli 2026 | 10:36

Swiss-Belhotel Serpong memperingati hari jadinya yang ketujuh dengan menggelar perayaan bertema “Road to Victory” pada Rabu, 16 Juli 2025, lalu.

KAB. TANGERANG
Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Senin, 20 Juli 2026 | 01:00

Polresta Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi maupun arak-arakan kendaraan setelah menyaksikan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina pada Senin, 20 Juli 2026, dini hari.

PROPERTI
Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:24

Paramount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill