Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam
Kamis, 23 April 2026 | 14:04
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TANGERANGNEWS.com- Toko Buku Gunung Agung naungan dari PT GA Tiga Belas memastikan akan menutup seluruh gerainya pada akhir tahun 2023 lantaran perusahaan merugi akibat pendapatan kian merosot.
"Pada akhir 2023 ini kami berencana menutup toko/outlet milik kami yang masih tersisa. Keputusan ini harus kami ambil karena kami tidak dapat bertahan dengan tambahan kerugian operasional per bulannya yang semakin besar," kata Manajemen PT GA Tiga Belas dalam keterangan resmi seperti dikutip dari CNN Indonesia, Senon 22 Mei 2023.
Mirisnya, Toko Buku Gunung Agung saat ini hanya memiliki lima toko yang tersisa. Hal itu dilakukan untuk efisiensi oleh perusahaan imbas Pandemi Covid-19, beberapa toko buku Gunung Agung di Surabaya, Semarang, Gresik, Magelang, Bogor, Bekasi, Jakarta, termasuk Tangerang telah ditutup.
"Penutupan toko/outlet tidak hanya kami lakukan akibat dampak dari pandemi covid-19 pada 2020 saja, karena kami telah melakukan efisiensi dan efektivitas usaha sejak 2013," ujar manajemen.
Sebagai informasi, Toko Buku Gunung Agung telah berdiri sejak 1953 dan menjadi salah satu pelopor toko buku dan alat tulis di Indonesia.
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TODAY TAGRencana penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita mulai dibahas pemerintah. Saat ini, HET masih berada di angka Rp15.700 per liter dan belum mengalami perubahan dalam beberapa tahun terakhir.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews