Tagih Uang Jual Rumah, Anak Angkat Habisi Ibu dengan Balok dan Hebel di Sepatan Tangerang
Minggu, 18 Januari 2026 | 23:42
Tragedi memilukan mengguncang warga Gang Mushala, Kampung Kelor, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com- Jelang memasuki Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) pada 17 Agustus 2023 mendatang, Kementerian Sekretariat Negara telah meluncurkan logo yang akan digunakan dalam peringatan kemerdekaan Indonesia ke-78.
Dalam HUT RI ke-78, logo yang digunakan sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yakni angka tujuh dengan lima garis melengkung membentuk angka delapan.
Logo ini mencerminkan rasa tegas, stabil, lugas, kesatuan. Bermakna meneruskan laju pertumbuhan secara kolektif, mendorong seluruh elemen bangsa untuk memiliki sifat tanggung jawab bersama, bergerak secara harmoni menuju Indonesia Maju.
HUT RI ke-78 mengusung tema besar "Terus Melaju untu Indonesia Maju". Terdapat makna filosofis dibalik tema tersebut, yakni mengajak seluruh elemen bangsa untuk melaju bersama dan menggelorakan semangat perjuangan yang belum berakhir.
Selain itu, tema ini menyimbolkan layaknya olahraga estafet yang merefleksikan semangat kolektif, berharmoni, berkolaborasi, serta sinkronisasi irama gerak, dan sinergi pikiran dari tiap-tiap pelari untuk satu tujuan agar laju momentum ini Terus Melaju untuk Indonesia Maju.
Terdapat beberapa makna dari logo HUT RI ke-78. Berikut rinciannya dilansir dari akun Instagram @indonesiabaik.id, Rabu, 14 Juni 2023.
Garis padat horizontal-Tongkat Estafet (Teruskan)
Angka 7 berbentuk arah panah ke atas (Gerak Maju)
Terbentuk dari 5 garis melengkung (Pancasila)
Perpaduan antara elemen garis padat dan garis-garis (Tanggung Jawab Bersama)
Perpaduan antara elemen garis padat dan garis-garis yang tidak terputus
Bentuk bulat yang ditampilkan oleh angka 8 merepresentasikan pola pikir global (Globalisasi)
Demikian tema dan makna dari logo HUT RI ke-78 dalam peringatan 17 Agustus 2023 mendatang. Semoga bermanfaat!
Tragedi memilukan mengguncang warga Gang Mushala, Kampung Kelor, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperketat pengawasan terhadap pelaku pembuangan sampah sembarangan.
Polres Metro Tangerang Kota mengungkap fakta bahwa konsumsi obat-obatan keras jenis Tramadol dan Hexymer kerap dijadikan dorongan nyali bagi para remaja di Tangerang untuk tawuran.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews