Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANGNEWS.com- Jelang memasuki Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) pada 17 Agustus 2023 mendatang, Kementerian Sekretariat Negara telah meluncurkan logo yang akan digunakan dalam peringatan kemerdekaan Indonesia ke-78.
Dalam HUT RI ke-78, logo yang digunakan sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yakni angka tujuh dengan lima garis melengkung membentuk angka delapan.
Logo ini mencerminkan rasa tegas, stabil, lugas, kesatuan. Bermakna meneruskan laju pertumbuhan secara kolektif, mendorong seluruh elemen bangsa untuk memiliki sifat tanggung jawab bersama, bergerak secara harmoni menuju Indonesia Maju.
HUT RI ke-78 mengusung tema besar "Terus Melaju untu Indonesia Maju". Terdapat makna filosofis dibalik tema tersebut, yakni mengajak seluruh elemen bangsa untuk melaju bersama dan menggelorakan semangat perjuangan yang belum berakhir.
Selain itu, tema ini menyimbolkan layaknya olahraga estafet yang merefleksikan semangat kolektif, berharmoni, berkolaborasi, serta sinkronisasi irama gerak, dan sinergi pikiran dari tiap-tiap pelari untuk satu tujuan agar laju momentum ini Terus Melaju untuk Indonesia Maju.
Terdapat beberapa makna dari logo HUT RI ke-78. Berikut rinciannya dilansir dari akun Instagram @indonesiabaik.id, Rabu, 14 Juni 2023.
Garis padat horizontal-Tongkat Estafet (Teruskan)
Angka 7 berbentuk arah panah ke atas (Gerak Maju)
Terbentuk dari 5 garis melengkung (Pancasila)
Perpaduan antara elemen garis padat dan garis-garis (Tanggung Jawab Bersama)
Perpaduan antara elemen garis padat dan garis-garis yang tidak terputus
Bentuk bulat yang ditampilkan oleh angka 8 merepresentasikan pola pikir global (Globalisasi)
Demikian tema dan makna dari logo HUT RI ke-78 dalam peringatan 17 Agustus 2023 mendatang. Semoga bermanfaat!
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TODAY TAGUPT Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Korban Kecamatan Periuk pada BPBD Kota Tangerang berhasil mengevakuasi sebuah biji tasbih yang tersangkut di dalam hidung seorang balita laki-laki berusia tiga tahun.
Pelaksanaan UTBK 2026 yang akan berlansung pada Selasa 21 April 2026, untuk sesi siang tidak berlangsung dengan waktu yang sama di seluruh titik ujian.
Rencana penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita mulai dibahas pemerintah. Saat ini, HET masih berada di angka Rp15.700 per liter dan belum mengalami perubahan dalam beberapa tahun terakhir.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews