Connect With Us

Polda Metro Tangkap Pria Viral Ngaku Polisi saat Ditegur karena Merokok Sambil Berkendara

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 28 Juni 2023 | 13:35

Dodi, 58, (tengah) ditangkap Polda Metro Jaya usai melakukan sejumlah pelanggaran lalu lintas dan berpura-pura menjadi angota polisi (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Polda Metro Jaya mengamankan Dodi, 58, seorang pengendara motor yang merokok saat berkendara dan merugikan pengendara lain pada Selasa, 27 Juni 2023, sekitar pukul 08.00 WIB. Pria tersebut juga sempat mengaku sebagai anggota Polisi sebelum kebenarannya terungkap.

Kejadian tersebut bermula ketika pengendara motor berpakaian putih tersebut ditegur oleh seorang pengendara lain karena abu rokoknya mengenai pengendara tersebut. Tanpa mengindahkan teguran, Dodi malah memperlihatkan kartu tanda anggota (KTA) yang menunjukkan statusnya sebagai anggota Polisi.

Namun, setelah proses pengecekan dilakukan oleh petugas kepolisian, ternyata Dodi bukanlah anggota Polri. Tindakan pura-puranya mengaku sebagai polisi dan memperlihatkan KTA hanyalah upaya untuk menghindari pertanggungjawaban atas pelanggaran yang dilakukannya.

"Sebagai masyarakat biasa, sehubungan dengan berita viral kemarin di media sosial atas mengaku sebagai anggota Polri, saya memohon maaf," ucap Dodi dikutip dari akun Instagram resmi Polda Metro Jaya, Rabu, 28 Juni 2023.

Pria asal Bekasi, Jawa Barat itu mengaku khilaf telah melakukan pelanggaran tersebut. Ia pun menyatakan sama sekali tidak membenarkan tindakannya yang mengaku sebagai polisi hingga viral dan menuai hujatan di media sosial.

"Saya mohon maaf atas kesalahan saya pada saat itu, saya khilaf. Semua di luar kendali saya, dan saya sebagai contoh yang berkendara tidak patuh aturan," imbuhnya.

Selain itu, pihak kepolisian juga memberlakukan tindakan tilang terhadap Dodi berdasarkan pelanggaran-pelanggaran yang terjadi. Pelanggaran yang dikenakan antara lain adalah merokok saat berkendara sesuai dengan Pasal Lalu Lintas 283 Juncto 106 Ayat 1 yang mengatur tentang hal-hal yang dapat mengganggu konsentrasi saat berkendara, kemudian Dodi juga melanggar ketentuan mengenai penggunaan plat nomor sesuai dengan Pasal Lalu Lintas 280 Juncto 68 Ayat 1, serta tidak menggunakan helm sesuai dengan Pasal Lalu Lintas 291 Ayat 1 Juncto 106 Ayat 8.

Sebelumnya, kejadian ini menjadi viral di media sosial, dengan banyak netizen yang mengkritik tindakan pria tersebut yang berani pura-pura sebagai anggota polisi dan mengabaikan aturan lalu lintas. 

Seperti diketahui, merokok saat berkendara sendiri merupakan pelanggaran yang dilarang berdasarkan UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 106 Ayat 1, yang mewajibkan setiap pengemudi kendaraan bermotor untuk berkendara dengan wajar dan penuh konsentrasi.

Pihak kepolisian mengingatkan seluruh pengendara untuk mematuhi aturan lalu lintas demi keamanan bersama. Pura-pura sebagai anggota polisi dan melanggar aturan hanya akan menimbulkan masalah hukum dan mengancam keselamatan diri sendiri serta pengguna jalan lainnya.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

TANGSEL
Pascaledakan Pasar Cimanggis, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Ruko dan Relokasi Pedagang

Pascaledakan Pasar Cimanggis, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Ruko dan Relokasi Pedagang

Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:37

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mengkaji upaya pembongkaran bangunan ruko dan relokasi pedagang pascainsiden ledakan di kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, yang terjadi pada Rabu 14 Oktober 2026, malam.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill