Connect With Us

Logo, Tema, dan Sejarah Hari Pers Nasional 9 Februari 2024

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 7 Februari 2024 | 11:58

Logo Hari Pers Nasional ke-78 2024. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Sebentar lagi insan pers seluruh Indonesia akan memperingati Hari Pers Nasional (HPN) ke-78, yang jatuh pada 9 Februari 2024.

Penetapan HPN ini berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres R) Nomor 5 Tahun 1985 tentang Hari Pers Nasional. 

Adapun peringatan Hari Pers Nasional bertepatan dengan berdirinya organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada 9 Februari 1946 silam.

Pada HPN ke-78 2024, peringatan akan dilaksanakan di DKI Jakarta dengan tema yang diusung masih berkesinambungan dengan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Tema HPN ke-78 2024 ialah "Mengawal Transisi Kepemimpinan Nasional dan Menjaga Keutuhan Bangsa". Sementara logo, masih sama seperti tahun sebelumnya, yakni tulisan HPN dengan warna dominan merah. 

Namun, ditambah tiga maskot dengan bentuk ciri khas dari DKI Jakarta, yakni Monas, Ondel-ondel, dan Macan Oranye.

Logo HPN ke-78 2024 dapat diunduh di situs resmi PWI atau melalui tautan berikut ini: 

Download Logo HPN ke-78 2024 

Sejarah Hari Pers Nasional

Salah satu hasil keputusan Kongres Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ke-28 di Padang, Sumatera Barat pada tahun 1978 adalah keinginan bersama komunitas pers untuk menetapkan suatu hari bersejarah sebagai penghormatan terhadap peran dan eksistensi pers di tingkat nasional. 

Keinginan tersebut diajukan kepada pemerintah melalui Dewan Pers, yang kemudian menetapkan Hari Pers Nasional (HPN) dalam sidangnya di Bandung pada 19 Februari 1981.

HPN diadakan setiap tahun pada tanggal 9 Februari, yang bertepatan dengan ulang tahun PWI. Penetapan ini diatur melalui Keputusan Presiden RI No. 5 tahun 1985 yang ditandatangani oleh Presiden Soeharto pada 23 Januari 1985. 

Dewan Pers juga menetapkan bahwa perayaan HPN dilakukan secara bergantian di ibukota provinsi di seluruh Indonesia.

Pelaksanaan HPN melibatkan kerjasama antara komponen pers, masyarakat, dan pemerintah, khususnya pemerintah daerah yang menjadi tuan rumah. 

Keputusan ini diambil dalam sidang Dewan Pers ke-26 di Ambon pada 11-13 Oktober 1985. Berbagai kegiatan diadakan untuk merayakan HPN, termasuk Pameran Pers dan Media yang melibatkan seluruh komponen pers nasional, media, dan pendukung lainnya. 

Selain itu, ada Konvensi Nasional Media Massa, penyerahan Anugerah Jurnalistik dan Pers, Bakti Sosial, dan hiburan rakyat.

HPN menjadi platform untuk silaturahmi dan penyatuan pemikiran demi kemajuan pers dan bangsa Indonesia secara umum. 

Kegiatan ini menjadi acara tahunan terbesar dan paling prestisius bagi komponen pers di Indonesia. 

Prinsip dasar HPN adalah sinergi, menciptakan harmoni antara komponen pers, masyarakat, dan pemerintah, seperti tergambar pada untaian pita (umbul-umbul) yang membentuk huruf HPN dalam logonya.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Sasar 109 Ribu Anak Program ORI Campak

Pemkot Tangsel Sasar 109 Ribu Anak Program ORI Campak

Kamis, 2 April 2026 | 20:37

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai menggelar program Outbreak Response Immunization (ORI) secara serentak, guna memperkuat perlindungan kesehatan anak dari risiko penularan campak.

BANTEN
Polda Banten Tangkap 2 Mucikari Prostitusi Online, Janjikan Korban Gaji Rp3,5 Juta Per Minggu

Polda Banten Tangkap 2 Mucikari Prostitusi Online, Janjikan Korban Gaji Rp3,5 Juta Per Minggu

Jumat, 3 April 2026 | 19:23

Subdit IV Ditreskrimum Polda Banten meringkus dua orang berinisial AN, 29, dan TH, 23, terkait Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan modus Pekerja Seks Komersial (PSK) berbasis aplikasi daring online.

HIBURAN
Bikin Konten Bisa Dapat iPhone 17 Pro Max, Yuk Ikut SML Video Competition 2026

Bikin Konten Bisa Dapat iPhone 17 Pro Max, Yuk Ikut SML Video Competition 2026

Kamis, 2 April 2026 | 20:28

Punya hobi ngonten atau sekadar suka berbagi momen estetik di media sosial? Tahun ini adalah kesempatan emas bagi kamu untuk mengubah kreativitas menjadi pundi-pundi hadiah.

OPINI
Tragedi Logika 'Editing Gratis' di Meja Hijau

Tragedi Logika 'Editing Gratis' di Meja Hijau

Kamis, 2 April 2026 | 20:42

Baru-baru ini, di sebuah ruang sidang di Kabupaten Karo, akal sehat kolektif kita baru saja dieksekusi tanpa ampun. Seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan wajah serius—dan mungkin tanpa beban dosa—menggugat sebuah realitas ekonomi modern

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill