Connect With Us

Kenali Bedanya Quick Count, Real Count, dan Exit Poll di Pemilu 2024

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 15 Februari 2024 | 15:16

Ilustrasi perhitungan suara Pemilu. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Tahapan pemungutan suara dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 telah rampung digelar pada Rabu, 14 Februari 2024.

Selanjutnya, memasuki tahapan perhitungan suara baik untuk pemilihan presiden dan wakil presiden maupun pemilihan legislatif tingkat kota, provinsi, hingga nasional.

Terdapat beberapa istilah dalam perhitungan suara, diantaranya Quick Count, Real Count, hingga Exit Poll.

Berikut perbedaan antara Quick Count, Real Count, dan Exit Poll.

1. Quick Count

Quick count merupakan proses perhitungan suara yang cukup populer di kalangan masyarakat. Sebab, quick count akan langsung muncul tak lama setelah pemungutan suara selesai dilaksanakan.

Untuk diketahui, quick count dilakukan menggunakan metode sampling oleh lembaga survei tersertifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Adapun sampling diambil 5 hingga 10 persen data di lapangan. Untuk itu, data dari quick count belum dapat dikatakan resmi secara perhitungan keseluruhan suara nasional.

2. Real Count

Real count ialah proses perhitungan resmi lantaran dilakukan secara langsung oleh KPU. Hasil perhitungan real count akan menjadi dasar utama pemenang dalam Pemilu 2024.

KPU menyebut hasil perhitungan rekapitulasi suara real count akan diumumkan pada 20 Maret 2024 mendatang.

3. Exit Poll

Berbeda dari kedua perhitungan di daftar sebelumnya, Exit poll lebih bersifat internal dan menggunakan metode wawancara pemilih secara acak.

Wawancara dilakukan kepada pemilih yang telah melakukan pemungutan suara, biasanya mencapai belasan pertanyaan.

Karena bersifat internal, Exit Poll biasanya tidak dipublikasikan kepada masyarakat

Demikian perbedaan Quick Count, Real Count, dan Exit Poll. Semoga bermanfaat!

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill