Connect With Us

Apakah Sering Makan Pedas Sebabkan Usus Buntu? Begini Kata Dokter

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 16 Maret 2024 | 10:29

Mie level pedas banget DVM. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Bicara tentang makanan pedas, selalu muncul perdebatan apakah konsumsinya dapat menyebabkan masalah pada usus, terutama radang usus buntu atau apendisitis. 

Dr. Cornelys Daniel Ratulangi dalam penjelasannya menyoroti bahwa meskipun banyak yang meyakini hubungan langsung antara makanan pedas dan masalah pada usus, khususnya usus buntu, namun realitasnya tidak sesederhana itu.

Apendisitis, atau radang usus buntu, lebih sering disebabkan oleh faktor-faktor lain seperti penumpukan tinja yang mengeras, penyumbatan oleh parasit seperti cacing kremi, dan adanya tumor pada perut. 

Sedangkan makanan pedas, meskipun dapat meningkatkan risiko diare dan memperparah masalah lambung, tidak secara langsung berkontribusi pada perkembangan radang usus buntu.

Gejala apendisitis termasuk nyeri perut bagian kanan bawah, mual, muntah, dan demam. Pengobatannya bervariasi tergantung pada tingkat keparahan. 

Untuk kasus ringan, antibiotik mungkin cukup, sementara kasus yang lebih serius memerlukan operasi apendektomi, yaitu pengangkatan usus buntu. 

"Masyarakat awam sebaiknya datang ke RS tidak dalam kondisi yang telat (usus buntu yang sudah pecah)," ujarnya.

Pencegahan juga penting, dengan mengadopsi pola makan tinggi serat dan menjaga asupan cairan yang cukup.

Dokter menekankan agar masyarakat memiliki pemahaman yang tepat tentang penyebab dan penanganan dan pencegahan yang tepat, menghindari kondisi yang lebih serius.

SPORT
ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo

ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo

Jumat, 4 September 2026 | 12:17

ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

BISNIS
Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Minggu, 13 September 2026 | 06:38

Logeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.

BANTEN
Dindikbud Banten Berlakukan Sekolah Tatap Muka Mulai 14 September, Diwajibkan Pakai Masker

Dindikbud Banten Berlakukan Sekolah Tatap Muka Mulai 14 September, Diwajibkan Pakai Masker

Sabtu, 12 September 2026 | 16:27

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten resmi mengumumkan Pembelajaran Tatap Muka (Luring) bagi seluruh satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SKh negeri maupun swasta mulai Senin, 14 September 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill