Toys Kingdom Hadirkan ON THE WHEELS, Ajak Ayah dan Anak Aktif Bermain Bersama
Kamis, 17 September 2026 | 13:08
Toys Kingdom menghadirkan program ON THE WHEELS yang berlangsung hingga 7 Oktober 2026.
TANGERANGNEWS.com- Musim pancaroba merupakan periode peralihan antara musim yang seringkali ditandai dengan cuaca yang tidak menentu.
Biasanya, saat musim pancaroba banyak orang akan mudah sakit. Apa penyebabnya?.
Melansir dari kanal YouTube Kompas, Kamis, 2 Mei 2024, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan banyak orang mudah sakit saat musim pancaroba.
1. Virus dan Bakteri
Perubahan cuaca dan suhu udara selama musim pancaroba meningkatkan risiko berkembangnya virus dan bakteri karena lingkungan yang lebih lembab.
2. Daya Tahan Tubuh Rendah
Tubuh cenderung memiliki daya tahan yang lebih rendah pada suhu dingin, membuatnya lebih rentan terhadap serangan kuman selama musim pancaroba.
3. Risiko Penularan
Kebiasaan berada di ruang tertutup seperti rumah atau kantor meningkatkan risiko penularan penyakit dari satu orang ke orang lainnya selama musim pancaroba.
4. Gaya Hidup Tidak Sehat
Ketidakpastian cuaca membuat banyak orang malas bergerak atau berolahraga, yang dikombinasikan dengan pola makan tidak sehat, meningkatkan kerentanan terhadap penyakit selama musim pancaroba
Untuk menghindari risiko sakit selama musim pancaroba, penting untuk menjaga pola makan yang sehat, istirahat yang cukup, dan rutin berolahraga.
Mengkonsumsi vitamin dan menerapkan prinsip 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) juga dapat membantu menjaga daya tahan tubuh agar tetap kuat dan nyaman beraktivitas selama musim pancaroba.
Toys Kingdom menghadirkan program ON THE WHEELS yang berlangsung hingga 7 Oktober 2026.
TODAY TAGKebakaran hebat puluhan gudang di Pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, menyebabkan kepulan asap hitam pekat, pada Rabu 16 September 2026, pukul 12.55 WIB.
Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews