Connect With Us

Masuki Musim Pancaroba, BMKG Imbau Waspada Bencana Hidrometeorologi

Fahrul Dwi Putra | Senin, 30 Oktober 2023 | 22:47

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

Pasalnya, saat ini sejumlah wilayah di Indonesia tengah memasuki masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan atau pancaroba.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, pengaruh dari arah angin bertiup sangat bervariasi, akibatnya menimbulkan kondisi cuaca tiba-tiba berubah dari panas ke hujan atau sebaliknya. 

Namun, secara umum cuaca di pagi hari cerah, kemudian siang hari mulai tumbuh awan, dan hujan menjelang sore hari atau malam.

"Cuaca ekstrem berpotensi besar terjadi selama musim peralihan. Mulai dari hujan lebat disertai petir dan angin kencang serta hujan es," ungkap Dwikorita dalam keterangannya, Senin, 30 Oktober 2023.

Dwikorita memaparkan, awan Cumulonimbus (CB) yang berbentuk seperti bunga kol dengan warna keabu-abuan dan tepian yang jelas kerap tumbuh antara pagi menjelang siang. 

Lalu, menjelang sore hari awan ini berubah menjadi gelap dan menjadi pemicu timbulnya hujan, petir, maupun angin kencang.

"Curah hujan dapat menjadi salah satu pemicu bencana hidrometeorologi basah, seperti banjir bandang dan tanah longsor," katanya.

Sebelumnya, BMKG telah memprediksi awal musim hujan 2023/2024 akan terjadi pada bulan Oktober hingga Desember 2023 sebanyak 477 Zona Musim (ZOM) atau 68,2 persen. 

Adapun puncak musim hujan diprakirakan terjadi pada Januari hingga Februari 2024, yakni sebanyak 385 ZOM atau 55,1 persen.

"Kepada masyarakat yang tinggal di daerah perbukitan yang rawan longsor, kami mengimbau untuk waspada dan berhati-hati," imbuhnya.

Lebih lanjut, Dwikorita meminta pemerintah daerah dan institusi terkait untuk menyiapkan langkah-langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologis selama musim hujan.

Misalnya, mengedukasi masyarakat tentang cara menghadapi risiko bencana yang mungkin terjadi selama musim hujan serta pentingnya memperhatikan peringatan dini.

"Untuk menekan kerugian yang dapat ditimbulkan adanya bencana hidrometeorologis," pungkasnya.

SPORT
Peluang Argentina Back to Back Juarai Piala Dunia 2026

Peluang Argentina Back to Back Juarai Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 | 12:55

Persaingan menuju gelar Piala Dunia 2026 hanya menyisakan empat negara, yakni Timnas Argentina, Timnas Inggris, Timnas Prancis, dan Timnas Spanyol.

BANTEN
Perbaikan Ruas Jalan Teluknaga–Dadap Tangerang Telan Rp17 Miliar APBD Banten

Perbaikan Ruas Jalan Teluknaga–Dadap Tangerang Telan Rp17 Miliar APBD Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 19:28

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah melakukan rekonstruksi pada ruas Jalan Teluknaga–Dadap, Kabupaten Tangerang yang kondisiya rusak parah hingga kerap dikeluhkan masyarakat.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

NASIONAL
Gaji Pegawai Koperasi Merah Putih Disesuaikan Pendapatan

Gaji Pegawai Koperasi Merah Putih Disesuaikan Pendapatan

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:27

Besaran gaji pegawai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tidak akan disamaratakan. Upah pegawai nantinya ditentukan berdasarkan kemampuan usaha dan pendapatan masing-masing koperasi di daerah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill