Connect With Us

Tak Jadi Oktober, Musim Hujan Diprediksi Mundur ke Desember

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 30 Oktober 2024 | 14:27

Ilustrasi orang kepanasan karena cuaca (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Hingga akhir Oktober ini, sejumlah wilayah di Indonesia masih merasakan terik yang menyengat meski seharusnya sudah memasuki musim hujan. 

Rupanya, musim hujan yang ditunggu-tunggu masih belum tiba, bahkan diprediksi baru akan datang pada akhir tahun. Apa yang menyebabkan keterlambatan ini?

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca panas yang melanda beberapa daerah. 

Berdasarkan data BMKG, suhu di beberapa lokasi bahkan tercatat mencapai antara 37 hingga 38,4 derajat Celsius, terutama di wilayah Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur yang mencapai suhu tertinggi 38,4 derajat Celsius hingga akhir Oktober.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengatakan, kondisi panas ini disebabkan oleh fenomena pergerakan semu Matahari. "Panas yang terjadi hanya siklus panas terik harian, karena ada pergerakan semu Matahari. Saat ini di bulan Oktober posisi Matahari ada di 8 atau 9 derajat Lintang Selatan," jelasnya.

Selain itu, wilayah-wilayah selatan Indonesia masih berada di musim kemarau dengan minim tutupan awan karena pengaruh angin Muson Timur. 

Hal ini menyebabkan panas yang lebih intensif, terutama di wilayah selatan seperti Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara.

Sementara itu, Pakar Klimatologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Erma Yulihastin menjelaskan, musim hujan tahun ini diperkirakan datang terlambat di sebagian wilayah Indonesia. 

Salah satu alasan utama adalah terbentuknya sejumlah siklon tropis di Samudra Pasifik, khususnya di sekitar Jepang dan Filipina.

Erma menyebutkan kehadiran siklon tropis di bagian utara ini menggeser pusat aktivitas cuaca konvektif ke utara. Akibatnya, monsun Asia yang biasanya membawa hujan ke wilayah selatan Indonesia terganggu dan melemah, sehingga awal musim hujan tertunda.

"Inilah yang menyebabkan awal musim hujan secara general menjadi terlambat," tegasnya dikutip dari CNN Indonesia, Rabu, 30 Oktober 2024.

Data dari KAMAJAYA-BRIN juga menunjukkan bahwa kondisi kering akibat siklon tropis di Belahan Bumi Utara kemungkinan akan bertahan hingga awal November 2024. Berdasarkan prediksi, musim hujan baru akan benar-benar terjadi pada awal Desember.

Meski musim hujan diperkirakan baru datang pada Desember, beberapa wilayah di Indonesia barat, seperti pesisir barat Sumatra serta Jawa bagian barat dan tengah, akan mulai merasakan peningkatan curah hujan pada pertengahan November. Kondisi ini diperkirakan terkait dengan terbentuknya vorteks di Samudra Hindia yang membawa kelembapan udara.

Sebelumnya, BMKG telah merilis Prakiraan Awal Musim Hujan Tahun 2024/2025, yang menyebut sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki musim hujan antara September hingga November.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, sekitar 10,7 persen wilayah atau 75 Zona Musim (ZOM) telah mulai memasuki musim hujan pada bulan September, sementara sekitar 30,04 persen wilayah diperkirakan akan memasuki musim hujan di Oktober, dan 25,9 persen wilayah pada November.

Namun, dengan berbagai faktor iklim yang berkembang, musim hujan kini diproyeksikan baru meluas pada Desember 2024. Meski begitu, masyarakat tetap diimbau untuk waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

BISNIS
Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:29

Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.

NASIONAL
PLN Siagakan Listrik Berlapis untuk GelaranDanantara Housing Expo 2026 PIK 2

PLN Siagakan Listrik Berlapis untuk GelaranDanantara Housing Expo 2026 PIK 2

Selasa, 1 September 2026 | 16:19

PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Banten memastikan pasokan listrik tetap andal selama Danantara Housing Expo 2026 yang berlangsung di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2

SPORT
ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo

ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo

Jumat, 4 September 2026 | 12:17

ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill