Cuma 2 Hari, Serunya Keliling Nusantara di Pesta Budaya Gading Serpong
Minggu, 5 April 2026 | 14:06
Akhir pekan ini warga Tangerang dan sekitarnya tidak perlu bingung mencari tempat hiburan.
TANGERANGNEWS.com- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan sejumlah wilayah di Jabodetabek dilanda panas ekstrem dengan rentang suhu 35 hingga 38 derajat celsius, termasuk Tangerang.
Berdasarkan catatan BMKG, suhu di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) menembus angka 37,5 derajat celsius pada 29 September 2023, lalu.
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menjelaskan, musim kemarau dengan fenomena El Nino telah diprediksi puncaknya terjadi pada September 2023.
"Pembentukan awan-awan hujan sangat minim, sehingga penyinaran matahari langsung mengenai permukaan bumi tanpa adanya tameng berupa awan tersebut," terangnya dikutip dari kanal YouTube METRO TV, Senin, 02 Oktober 2023.
Lebih lanjut, Dwikorita menambahkan kondisi itu diperparah dengan posisi gerak semu matahari pada 21 September 2023 berada di wilayah ekuator.
Saat ini, posisi gerak semu matahari tengah bergerak dari wilayah ekuator menuju Selatan atau lintang 23 setengah derajat celsius.
"Tutupan awan hujan juga kalau kita lihat dari satelit itu langitnya bersih, itu menandakan meningkatnya intensitas penyinaran sinar matahari," imbuhnya.
Kendati demikian, kondisi suhu panas ini diprediksi masih akan berlanjut hingga Oktober 2023.
Oleh karena itu, BMKG mengimbau agar masyarakat menjaga stamina dan kecukupan cairan tubuh guna mencegah dehidrasi, kelelahan, maupun dampak buruk lainnya, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan.
Akhir pekan ini warga Tangerang dan sekitarnya tidak perlu bingung mencari tempat hiburan.
TODAY TAGDinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang mencatat tingginya angka kunjungan masyarakat ke sejumlah destinasi wisata selama periode libur Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews