Pertamina Usul Beli Gas LPG 3 Kg Dibatasi 10 Tabung per Bulan
Rabu, 28 Januari 2026 | 12:35
PT Pertamina Patra Niaga mengusulkan kebijakan pembatasan pembelian LPG subsidi 3 kilogram maksimal 10 tabung per bulan untuk setiap kepala keluarga (KK).
TANGERANGNEWS.com- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan sejumlah wilayah di Jabodetabek dilanda panas ekstrem dengan rentang suhu 35 hingga 38 derajat celsius, termasuk Tangerang.
Berdasarkan catatan BMKG, suhu di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) menembus angka 37,5 derajat celsius pada 29 September 2023, lalu.
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menjelaskan, musim kemarau dengan fenomena El Nino telah diprediksi puncaknya terjadi pada September 2023.
"Pembentukan awan-awan hujan sangat minim, sehingga penyinaran matahari langsung mengenai permukaan bumi tanpa adanya tameng berupa awan tersebut," terangnya dikutip dari kanal YouTube METRO TV, Senin, 02 Oktober 2023.
Lebih lanjut, Dwikorita menambahkan kondisi itu diperparah dengan posisi gerak semu matahari pada 21 September 2023 berada di wilayah ekuator.
Saat ini, posisi gerak semu matahari tengah bergerak dari wilayah ekuator menuju Selatan atau lintang 23 setengah derajat celsius.
"Tutupan awan hujan juga kalau kita lihat dari satelit itu langitnya bersih, itu menandakan meningkatnya intensitas penyinaran sinar matahari," imbuhnya.
Kendati demikian, kondisi suhu panas ini diprediksi masih akan berlanjut hingga Oktober 2023.
Oleh karena itu, BMKG mengimbau agar masyarakat menjaga stamina dan kecukupan cairan tubuh guna mencegah dehidrasi, kelelahan, maupun dampak buruk lainnya, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan.
PT Pertamina Patra Niaga mengusulkan kebijakan pembatasan pembelian LPG subsidi 3 kilogram maksimal 10 tabung per bulan untuk setiap kepala keluarga (KK).
TODAY TAGParamount Gading Serpong menghadirkan Maggiore Signature West sebagai area komersial premium terbaru di kawasan Maggiore @ Paramount Gading Serpong pada awal 2026.
Upaya mediasi yang dilakukan Polres Tangerang Selatan (Tangsel) dalam kasus dugaan ucapan tidak menyenangkan oleh seorang guru SD berakhir gagal.
Produsen baja asal Jepang, Osaka Steel Co., Ltd., memutuskan untuk menghentikan seluruh kegiatan usaha anak perusahaan konsolidasinya di Indonesia, PT Krakatau Osaka Steel (KOS).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews