KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan sejumlah wilayah di Jabodetabek dilanda panas ekstrem dengan rentang suhu 35 hingga 38 derajat celsius, termasuk Tangerang.
Berdasarkan catatan BMKG, suhu di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) menembus angka 37,5 derajat celsius pada 29 September 2023, lalu.
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menjelaskan, musim kemarau dengan fenomena El Nino telah diprediksi puncaknya terjadi pada September 2023.
"Pembentukan awan-awan hujan sangat minim, sehingga penyinaran matahari langsung mengenai permukaan bumi tanpa adanya tameng berupa awan tersebut," terangnya dikutip dari kanal YouTube METRO TV, Senin, 02 Oktober 2023.
Lebih lanjut, Dwikorita menambahkan kondisi itu diperparah dengan posisi gerak semu matahari pada 21 September 2023 berada di wilayah ekuator.
Saat ini, posisi gerak semu matahari tengah bergerak dari wilayah ekuator menuju Selatan atau lintang 23 setengah derajat celsius.
"Tutupan awan hujan juga kalau kita lihat dari satelit itu langitnya bersih, itu menandakan meningkatnya intensitas penyinaran sinar matahari," imbuhnya.
Kendati demikian, kondisi suhu panas ini diprediksi masih akan berlanjut hingga Oktober 2023.
Oleh karena itu, BMKG mengimbau agar masyarakat menjaga stamina dan kecukupan cairan tubuh guna mencegah dehidrasi, kelelahan, maupun dampak buruk lainnya, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGParamount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.
Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews