Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Mulai Rp32 Juta
Jumat, 25 September 2026 | 22:29
Pakons Prime Hotel Tangerang menggelar Showcase Wedding selama dua hari selama tanggal 25 hingga 26 September 2026.
TANGERANGNEWS.com- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan sejumlah wilayah di Jabodetabek dilanda panas ekstrem dengan rentang suhu 35 hingga 38 derajat celsius, termasuk Tangerang.
Berdasarkan catatan BMKG, suhu di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) menembus angka 37,5 derajat celsius pada 29 September 2023, lalu.
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menjelaskan, musim kemarau dengan fenomena El Nino telah diprediksi puncaknya terjadi pada September 2023.
"Pembentukan awan-awan hujan sangat minim, sehingga penyinaran matahari langsung mengenai permukaan bumi tanpa adanya tameng berupa awan tersebut," terangnya dikutip dari kanal YouTube METRO TV, Senin, 02 Oktober 2023.
Lebih lanjut, Dwikorita menambahkan kondisi itu diperparah dengan posisi gerak semu matahari pada 21 September 2023 berada di wilayah ekuator.
Saat ini, posisi gerak semu matahari tengah bergerak dari wilayah ekuator menuju Selatan atau lintang 23 setengah derajat celsius.
"Tutupan awan hujan juga kalau kita lihat dari satelit itu langitnya bersih, itu menandakan meningkatnya intensitas penyinaran sinar matahari," imbuhnya.
Kendati demikian, kondisi suhu panas ini diprediksi masih akan berlanjut hingga Oktober 2023.
Oleh karena itu, BMKG mengimbau agar masyarakat menjaga stamina dan kecukupan cairan tubuh guna mencegah dehidrasi, kelelahan, maupun dampak buruk lainnya, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan.
Pakons Prime Hotel Tangerang menggelar Showcase Wedding selama dua hari selama tanggal 25 hingga 26 September 2026.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Polda Banten mengungkap dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di wilayah Kabupaten Serang.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memastikan tidak akan memberikan pendampingan maupun bantuan hukum kepada Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Tangerang, Ana Supriyatna.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews