Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK
Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TANGERANGNEWS.com- Wilayah Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Tangerang Selatan (Tangsel) sempat mengalami penurunan intensitas hujan cukup ekstrem akibat kemarau panjang.
Namun setelah penantian panjang, sejumlah wilayah di Tangerang akhirnya diguyur hujan berintensitas sedang pada Selasa, 19 September 2022.
Berdasarkan pantauan, salah satu wilayah yang terdampak hujan, yakni kawasan Gading Serpong, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, sekira pukul 13.00 WIB.
Informasi terkait hujan yang mengguyur hari ini sebelumnya telah dilaporkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui akun Instagram resmi, @bmkgwilayah2.
Menurut prakiraan BMKG, hujan di Kabupaten Tangerang mengguyur Kecamatan Cikupa, Cisauk, Cisoka, Curug, Jambe, Pagedangan, dan Panongan, mulai pukul 13.00 hingga 14.00 WIB.
Sementara di Kota Tangsel, hujan berada di Kecamatan Ciputat, Pamulang, Pondok Aren, Setu, dan Serpong dengan durasi mulai pukul 13.00 hingga 14.00 WIB.
Adapun Kota Tangerang meliputi seluruh kecamatannya diprediksi BMKG hanya mengalami kondisi berawan.
Kendati demikian, berdasarkan pantauan TangerangNews.com, di kawasan TangCity Mall, Kelurahan Cikokol, Kota Tangerang, mengalami hujan dengan intensitas rendah sejak pukul 12.30 WIB yang semakin deras.

Sebelumnya, wilayah Tangerang terakhir kali mengalami hujan pada Minggu, 27 Agustus 2023 silam melalui rekayasa cuaca untuk mengantisipasi permasalahan polusi udara.
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TODAY TAGKementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan pasokan air dari Sungai Cisadane masih aman hingga beberapa bulan ke depan saat musim kemarau ekstrem.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews