Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com- Wilayah Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Tangerang Selatan (Tangsel) sempat mengalami penurunan intensitas hujan cukup ekstrem akibat kemarau panjang.
Namun setelah penantian panjang, sejumlah wilayah di Tangerang akhirnya diguyur hujan berintensitas sedang pada Selasa, 19 September 2022.
Berdasarkan pantauan, salah satu wilayah yang terdampak hujan, yakni kawasan Gading Serpong, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, sekira pukul 13.00 WIB.
Informasi terkait hujan yang mengguyur hari ini sebelumnya telah dilaporkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui akun Instagram resmi, @bmkgwilayah2.
Menurut prakiraan BMKG, hujan di Kabupaten Tangerang mengguyur Kecamatan Cikupa, Cisauk, Cisoka, Curug, Jambe, Pagedangan, dan Panongan, mulai pukul 13.00 hingga 14.00 WIB.
Sementara di Kota Tangsel, hujan berada di Kecamatan Ciputat, Pamulang, Pondok Aren, Setu, dan Serpong dengan durasi mulai pukul 13.00 hingga 14.00 WIB.
Adapun Kota Tangerang meliputi seluruh kecamatannya diprediksi BMKG hanya mengalami kondisi berawan.
Kendati demikian, berdasarkan pantauan TangerangNews.com, di kawasan TangCity Mall, Kelurahan Cikokol, Kota Tangerang, mengalami hujan dengan intensitas rendah sejak pukul 12.30 WIB yang semakin deras.

Sebelumnya, wilayah Tangerang terakhir kali mengalami hujan pada Minggu, 27 Agustus 2023 silam melalui rekayasa cuaca untuk mengantisipasi permasalahan polusi udara.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGSebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.
Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews