Connect With Us

Akibat Hujan, 13 Titik di Kota Tangerang Terendam Banjir Setinggi 60 Cm

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 25 Juli 2023 | 10:11

Kondisi banjir akibat curah hujan di bawah flyover Jalan Gatot Subroto, Kota Tangerang, Senin, 24 Juli 2023 (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Sebanyak 13 titik di Kota Tangerang tergenang banjir imbas hujan disertai angin kencang dengan durasi cukup panjang pada Senin, 24 Juli 2023.

Berdasarkan catatan petugas, ketinggian air yang berada di Kawasan Perumahan Garden City, Gebang Raya, dan Periuk mencapai maksimal 60 sentimeter.

Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Ruta Ireng Wicaksono mengatakan, kondisi banjir tersebut berlangsung selama dua jam pasca hujan berhenti, tepatnya pada pukul 19.00 WIB.

Baca Juga: Diguyur Hujan Seharian, Kota Tangerang Terendam Banjir  

Titik banjir di Kawasan Industri Jatake Jatiuwung, Jembatan Alamanda Periuk, Kawasan PT Gajah Tunggal Pasir Jaya, Jalan Prabu Siliwangi Keroncong, Underpass Tan Cibodas, dan Jalan Galeong Karawaci, berangsur normal dan dapat dilewati oleh kendaraan maupun pejalan kaki.

"Karena memang, kebanyakan wilayah terjadi genangan hanya karena antrian air mengalir saja. Namun, saat ini semua wilayah di Kota Tangerang sudah kembali normal," ujar Ruta pada Selasa, 25 Juli 2023.

Dikatakan Ruta, saat terjadi banjir pihaknya telah melakukan penanganan berupa normalisasi drainase, yakni pengerukan sampah yang menghambat aliran air dan memastikan seluruh rumah pompa aktif.

Baca Juga: Diguyur Hujan Seharian, Sejumlah Wilayah di Tangerang Kebanjiran 

Oleh karena itu, Ruta mengimbau agar masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya dan rutin membersihkan tempat-tempat air mengalir.

"Rutin melakukan gotong royong lingkungan untuk kebersihan dan kesiapan drainase, embung, dan lainnya jika dihadapi hujan deras kembali," imbuhnya.

Kepala BPBD Kota Tangerang Maryono Hasan menyebut, dari hasil koordinasi diketahui Katulampa sebagai hulu diambang normal dengan 11cm, Batu Beulah normal dengan -6,38cm, Bendungan Psr Baru normal dengan 11,39 meter, dan Bendungan Angke sebagai hulu normal dengan 55cm.

Selain itu, Maryono menyatakan tidak ada korban jiwa dalam bencan banjir ini. Namun, pihak BPBD sempat menangani pohon tumbang di SMAN 6 Kota Tangerang, Jalan Nyimas Melati, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Neglasari.

"Dengan ini, kami imbau seluruh masyarakat Kota Tangerang untuk terus berhati-hati dalam beraktivitas dan berkendara," pungkasnya.

TANGSEL
BPOM dan DPR RI Sidak Pasar di Tangsel, Temukan Kerupuk dan Zat Cina Mengandung Pewarna Tekstil

BPOM dan DPR RI Sidak Pasar di Tangsel, Temukan Kerupuk dan Zat Cina Mengandung Pewarna Tekstil

Rabu, 11 Maret 2026 | 22:00

Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan di Pasar Modern BSD, Serpong, pada Rabu 11 Maret 2026, tim gabungan dari Komisi IX DPR RI, BPOM, dan Pemkot Tangsel menemukan sejumlah bahan pangan berbahaya yang masih beredar bebas.

PROPERTI
Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Selasa, 3 Maret 2026 | 16:06

Tren hunian compact dan konsep rumah tumbuh semakin digandrungi di wilayah Tangerang. Merespons antusiasme pasar yang luar biasa, PT Summarecon Agung Tbk melalui unit bisnis terbarunya, Summarecon Tangerang, resmi meluncurkan Rona Homes Tahap 2.

TEKNO
Trafik Data Jakarta-Banten Bakal Tembus 6,38 Petabyte saat Lebaran, Telkomsel Perkuat Jaringan di Jalur Mudik

Trafik Data Jakarta-Banten Bakal Tembus 6,38 Petabyte saat Lebaran, Telkomsel Perkuat Jaringan di Jalur Mudik

Jumat, 6 Maret 2026 | 22:52

Telkomsel Regional Jakarta dan Banten bersiap menghadapi lonjakan trafik komunikasi yang masif pada momen Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026. Diproyeksikan puncak payload akan menembus angka fantastis 6,38 Petabyte (PB), meningkat sekitar 3,30%

BISNIS
Jelang Lebaran, Penggunaan Kemasan Bahan PP Melonjak untuk Mudik dan Logistik

Jelang Lebaran, Penggunaan Kemasan Bahan PP Melonjak untuk Mudik dan Logistik

Senin, 9 Maret 2026 | 21:57

Momentum Ramadan menjadi salah satu pendorong utama aktivitas ekonomi nasional. Berdasarkan tren data Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi rumah tangga cenderung meningkat selama periode Ramadan

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill