Telkomsel Tebar Voucher Jutaan Rupiah hingga Nobar Seru di Serang
Selasa, 20 Januari 2026 | 20:43
Mengawali tahun 2026 dengan penuh apresiasi, Telkomsel Regional Jakarta Banten kembali memperkuat ikatan dengan para pelanggan setianya.
TANGERANGNEWS.com- Beredar video yang memperlihatkan sebuah mobil nekat menerobos banjir di Jembatan Total Persada Raya, Jalan Jawa, Kelurahan Gembor, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.
Dalam video yang diunggah @abouttng, terlihat mobil pribadi berwarna putih memaksa untuk melewati jembatan yang telah digenangi air tersebut.
Genangan air banjir tersebut berasal dari luapan Situ Bulakan akibat hujan mengguyur pada dini hari, Rabu 15 Maret 2023.
Awalnya, mobil tersebut tampak lancar melalui jembatan yang telah digenangi air cukup tinggi itu.
Namun ketika hampir sampai ke bagian jalan yang lebih kering, mobil sempat oleng dan bergeser ke arah kanan.
Mobil itu pun tampak kesulitan melewati derasnya arus luapan air dari Situ Bulakan hingga sempat tersendat untuk mencapai sisi jalan yang kering.
"Kena-kena air tuh, belok-belok noh mobilnya," ujar perekam video.
Hingga tulisan ini dibuat, video aksi pengemudi nekat tersebut telah ditonton sebanyak 345 ribu kali dengan jumlah 17,7 ribu disukai.
"Asli paham sih gw, maybe dia udah stres cari jalan sana sini macet. Pagi ini pun gw hampir putus asa cari jalan pake mobil 2 jam cuma mutar muter doang," tulis warganet.
"Harusnya ditutup atau dikasih tanda agar tidak merugikan pengguna jalan,klo bgtu kan kasian..," tulis warganet.
"Jembatan di buat itu harus lebih tinggi dari air, loh ini ko kerendam air," tulis warganet.
"Antara nekat dan b***h memang beda tipis..," tulis warganet.
Mengawali tahun 2026 dengan penuh apresiasi, Telkomsel Regional Jakarta Banten kembali memperkuat ikatan dengan para pelanggan setianya.
TODAY TAGPendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang mencatat ada sebanyak 29,5 hektare area persawahan di daerahnya yang gagal panen akibat terendam banjir.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews