Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus
Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TANGERANGNEWS.com-Warga Kabupaten Tangerang kesulitan mendapatkan air bersih lantaran sumber air mulai kering. Hal itu terjadi akibat kemarau panjang imbas fenomena El Nino selama beberapa bulan terakhir.
Warga Kecamatan Tigaraksa, Eka mengatakan akibat kesulitan air bersih tersebut dirinya harus mengungsi ke wilayah Korelet, Kecamatan Panongan.
"Ini kita ngungsi dari hari Rabu karena tidak ada air," katanya kepada Tangerangnews.com, Selasa, 12 September 2023.
Selain itu, Warga Kecamatan Panongan, Hermansyah juga mengatakan dirinya mulai kesulitan air bersih sejak dua pekan lalu.
"Iya kering, sudah dua mingguan lah keringnya," katanya.
Kesulitan air bersih dirasakan oleh warga Kecamatan Cikupa. Seperti yang diungkapkan Adi. Di tempatnya, pasokan air PAM tersendat. "Air PAM sama sumur, semua tidak ada," kata Adi.
Diketahui, kekeringan air dan kesulitan air bersih pun dirasakan oleh warga Kecamatan Curug dan beberapa Kecamatan lain di Kabupaten Tangerang.
Sebagai informasi, Provinsi Banten menjadi salah satu wilayah yang telah lama tidak mengalami hujan. BMKG mencatat, di Tangerang hujan tidak turun selama 70 hari, sedangkan di Serang selama 66 hari.
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TODAY TAGPenggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten memastikan pasokan listrik tetap andal saat peluncuran 1.061 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diresmikan Presiden RI secara hybrid melalui video conference, Sabtu, 16 Mei 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews