Gelontorkan Rp5 T, Bulog Siapkan Gudang Pangan Baru
Jumat, 3 April 2026 | 15:03
Perum Bulog melakukan transformasi di sektor pengolahan dan penyimpanan pangan dengan menyiapkan modernisasi fasilitas pascapanen di berbagai daerah.
TANGERANGNEWS.com- Musim kemarau dengan fenomena El Nino rupanya berdampak terhadap distribusi air bersih di wilayah Kota Tangerang.
Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang melalui akun Instagram resminya menjelaskan, kondisi itu disebabkan oleh berkurangnya kualitas maupun kuantitas air baku di Sungai Cisadane, sehingga pengolahan air bersih menjadi terganggu.
Akibatnya, di sejumlah titik wilayah mengalami aliran air kecil hingga tidak ada aliran sama sekali.
"Dengan kondisi tersebut, kami terus berupaya agar pelayanan air bersih ke pelanggan tetap berjalan," tulis akun resmi, @perumdatb dikutip Selasa, 12 September 2023.
Pihak Perumda Tirta Benteng pun menyampaikan permohonan maaf atas kurangnya distribusi air terhadap masyarakat Kota Tangerang.
"Kami memohon maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan ini," imbuhnya.
Selain itu, Perumda Tirta Benteng menyatakan telah melakukan upaya untuk memastikan kualitas air olahan tetap memenuhi standar yang ditetapkan dalam Permenkes.
Pasalnya, rendahnya intensitas di hulu sungai Cisadane berpengaruh terhadap meningkatnya kadar kontaminan yang menyebabkan kualitas air baku memburuk.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam menggunakan air bersih ditengah dampak fenomena El Nino.
"Kami menginformasikan kepada pelanggan agar dapat memahami atau maklum dan bijaksana dalam menggunakan air bersih serta dapat mengantisipasi dampak El Nino," katanya.
Sebagai informasi, berdasarkan kajian ilmiah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) fenomena El Nino diprediksi berlangsung sejak Juli hingga Oktober 2023 mendatang. Hal ini pun berdampak terhadap berkurangnya curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia.
Perum Bulog melakukan transformasi di sektor pengolahan dan penyimpanan pangan dengan menyiapkan modernisasi fasilitas pascapanen di berbagai daerah.
TODAY TAGBaru-baru ini, di sebuah ruang sidang di Kabupaten Karo, akal sehat kolektif kita baru saja dieksekusi tanpa ampun. Seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan wajah serius—dan mungkin tanpa beban dosa—menggugat sebuah realitas ekonomi modern
Subdit IV Ditreskrimum Polda Banten meringkus dua orang berinisial AN, 29, dan TH, 23, terkait Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan modus Pekerja Seks Komersial (PSK) berbasis aplikasi daring online.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews