Connect With Us

Kualitas Air Bersih Menurun, Perumda Tirta Benteng Minta Maaf

Fahrul Dwi Putra | Senin, 11 September 2023 | 19:31

Kondisi sungai Cisadane imbas fenomena El Nino yang berlangsung sejak Juli hingga Oktober 2023 (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Musim kemarau dengan fenomena El Nino rupanya berdampak terhadap distribusi air bersih di wilayah Kota Tangerang.

Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang melalui akun Instagram resminya menjelaskan, kondisi itu disebabkan oleh berkurangnya kualitas maupun kuantitas air baku di Sungai Cisadane, sehingga pengolahan air bersih menjadi terganggu.

Akibatnya, di sejumlah titik wilayah mengalami aliran air kecil hingga tidak ada aliran sama sekali.

"Dengan kondisi tersebut, kami terus berupaya agar pelayanan air bersih ke pelanggan tetap berjalan," tulis akun resmi, @perumdatb dikutip Selasa, 12 September 2023.

Pihak Perumda Tirta Benteng pun menyampaikan permohonan maaf atas kurangnya distribusi air terhadap masyarakat Kota Tangerang. 

"Kami memohon maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan ini," imbuhnya.

Selain itu, Perumda Tirta Benteng menyatakan telah melakukan upaya untuk memastikan kualitas air olahan tetap memenuhi standar yang ditetapkan dalam Permenkes.

Pasalnya, rendahnya intensitas di hulu sungai Cisadane berpengaruh terhadap meningkatnya kadar kontaminan yang menyebabkan kualitas air baku memburuk.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam menggunakan air bersih ditengah dampak fenomena El Nino.

"Kami menginformasikan kepada pelanggan agar dapat memahami atau maklum dan bijaksana dalam menggunakan air bersih serta dapat mengantisipasi dampak El Nino," katanya.

Sebagai informasi, berdasarkan kajian ilmiah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) fenomena El Nino diprediksi berlangsung sejak Juli hingga Oktober 2023 mendatang. Hal ini pun berdampak terhadap berkurangnya curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia.

TANGSEL
Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:52

Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

KAB. TANGERANG
Pemuda di Kosambi Ditangkap Edarkan 1.918 Obat Keras Ilegal

Pemuda di Kosambi Ditangkap Edarkan 1.918 Obat Keras Ilegal

Kamis, 6 Agustus 2026 | 13:42

1.918 butir obat keras jenis Tramadol dan Hexymer dalam operasi yang dilakukan di wilayah Kosambi, Kabupaten Tangerang.

TEKNO
kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

Jumat, 31 Juli 2026 | 07:05

Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill