Connect With Us

Ini Penyebab Aliran Air Perumda Tirta Benteng Sering Mati Pagi dan Sore 

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 15 November 2021 | 19:14

Direktur Utama Perumda Tirta Benteng Sumarya (kiri) dan Direktur Umum Perumda Tirta Benteng Doddy Effendi (kanan). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Pelanggan Perumda Tirta Benteng di kawasan Kunciran Kecamatan Pinang, Kota Tangerang mengeluhkan sering matinya aliran air saat pagi dan sore sejak setahun belakangan ini. Ternyata, terganggunya pelayanan air bersih tersebut disebabkan karena padatnya pemakaian pelanggan.

"Memang kondisi itu pada jam-jam puncak, karena kan mungkin rata pemakaian bareng sehingga pemakaian habis," ujar Sumarya, Direktur Utama Perumda Tirta Benteng saat ditemui di kantornya, Senin 15 November 2021.

Sumarya menyebut, pihaknya sedang memperluas pelayanan dengan menambah jumlah pelanggan.

Saat ini, kata dia, Perumda Tirta Benteng melayani zona satu dengan wilayah Neglasari, Benda, Batuceper, Cipondoh, dan Tangerang.

Adapun jumlah pelanggan Perumda Tirta Benteng saat ini 91.000 pelanggan, dan targetnya bertambah 10.000 pelanggan pada akhir tahun 2021 ini.

"Sekarang terus permintaan pelanggan yang bertambah. Saat ini pelanggan kami ada 91.000 pelanggan, dan tambahan akhir tahun ini 10.000 pelanggan, serta tambahan pelanggan juga dari Perumda kabupaten. Nah, itu juga harus kami evaluasi lagi. Mudah-mudahan di akhir tahun kita sudah bisa normal," jelasnya didampingi Direktur Umum Perumda Tirta Benteng Doddy Effendi.

Sumarya menjelaskan, banyaknya tambahan pelanggan baru ini membuat Perumda Tirta Benteng membangun jaringan pipa.

"Ya memang sekarang kita sedang membangun perpipaan 1.200 diameter pipa dan instalasinya kita siapkan 1.000 liter per detik, memang mungkin ada beberapa wilayah yang belum kontinyu karena memang mungkin kita survei ke sana masyarakat masih belum berkembang," ungkapnya.

Dengan demikian, masyarakat terutama pelanggan diminta untuk bersabar dengan adanya proses pembangunan jaringan pipa tersebut.

"Makanya kami mohon maaf ke masyarakat mungkin ada pembangunan perpipaan berdampak pada kemacetan dan ketidaknyamanan jalan," pungkasnya.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

NASIONAL
Soroti Relasi Kuasa Dugaan Pelecehan Seksual di Satpol PP Tangerang, Ombudsman Desak Usut Transparan

Soroti Relasi Kuasa Dugaan Pelecehan Seksual di Satpol PP Tangerang, Ombudsman Desak Usut Transparan

Minggu, 27 September 2026 | 20:40

Ombudsman Republik Indonesia (RI) menyoroti dugaan kasus pelecehan seksual oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang Ana Supriyatna yang dinilai terdapat relasi kuasa di dalamnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill