Connect With Us

Layanan Distribusi Air Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang Berangsur Normal

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 24 Juni 2022 | 10:39

Direktur Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang Sumarya. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Layanan air bersih Perumda Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang mulai berangsur normal setelah sempat terkendala tingginya tingkat kekeruhan di Sungai Cisadane dampak longsor dan banjir di Bogor.

"Pengolahan sudah kembali normal, untuk pendistribusian sudah 95%. Tingkat kekeruhannya sudah di angka 200 NTU," ujar Sumarya, Direktur Utama Perumda TB, Jumat 24 Juni 2022.

Sumarya memperkirakan, siang ini pelayanan air bersih bisa kembali normal. "Pendistribusian air bersih di titik terjauh mungkin siang ini ngalir," jelasnya. 

Sumarya juga menyampaikan, selama pelayanan belum 100 %, pihaknya telah menyiapkan armada truk tangki air untuk menyuplai air bersih kepada pelanggan.

"Dari tadi semalam kita bantu distribusi air bersih dengan menerjunkan 10 armada truk tangki. Selain dari PDAM ada juga truk tangki milik pemkot sebanyak enam armada," paparnya.

PROPERTI
Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:47

Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.

BANTEN
847 Koperasi Merah Putih di Banten Sudah Miliki Lahan, Tangsel Paling Sedikit

847 Koperasi Merah Putih di Banten Sudah Miliki Lahan, Tangsel Paling Sedikit

Selasa, 24 Februari 2026 | 22:40

Pemerintah Provinsi Banten mencatat sebanyak 847 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di wilayah tersebut telah memiliki lahan untuk bangunan.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

NASIONAL
Sopir Truk Protes Pembatasan Operasional Lebaran 2026, Khawatir Kehilangan Penghasilan

Sopir Truk Protes Pembatasan Operasional Lebaran 2026, Khawatir Kehilangan Penghasilan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:17

Rencana pembatasan operasional angkutan barang selama periode Lebaran 2026 memicu kegelisahan di kalangan sopir truk logistik, khususnya pengemudi kendaraan sumbu tiga yang mengangkut barang non-sembako.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill