Connect With Us

Layanan Distribusi Air Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang Berangsur Normal

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 24 Juni 2022 | 10:39

Direktur Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang Sumarya. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Layanan air bersih Perumda Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang mulai berangsur normal setelah sempat terkendala tingginya tingkat kekeruhan di Sungai Cisadane dampak longsor dan banjir di Bogor.

"Pengolahan sudah kembali normal, untuk pendistribusian sudah 95%. Tingkat kekeruhannya sudah di angka 200 NTU," ujar Sumarya, Direktur Utama Perumda TB, Jumat 24 Juni 2022.

Sumarya memperkirakan, siang ini pelayanan air bersih bisa kembali normal. "Pendistribusian air bersih di titik terjauh mungkin siang ini ngalir," jelasnya. 

Sumarya juga menyampaikan, selama pelayanan belum 100 %, pihaknya telah menyiapkan armada truk tangki air untuk menyuplai air bersih kepada pelanggan.

"Dari tadi semalam kita bantu distribusi air bersih dengan menerjunkan 10 armada truk tangki. Selain dari PDAM ada juga truk tangki milik pemkot sebanyak enam armada," paparnya.

KAB. TANGERANG
Banjir 1 Meter Putus Jalan Raya Regency, Mobilitas ke Kota dan Kabupaten Tangerang Terganggu

Banjir 1 Meter Putus Jalan Raya Regency, Mobilitas ke Kota dan Kabupaten Tangerang Terganggu

Senin, 9 Maret 2026 | 19:56

Jalan Raya Regency di Desa Gelam Baru, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang terendam banjir dengan ketinggian 1 meter dan mengakibatkan mobilitas warga terganggu, pada Senin 9 Maret 2026.

TANGSEL
Atasi Pencemaran, KLH Tuang 10 Ribu Liter Eco Enzyme ke Anak Sungai Ciadane

Atasi Pencemaran, KLH Tuang 10 Ribu Liter Eco Enzyme ke Anak Sungai Ciadane

Senin, 9 Maret 2026 | 22:52

Sebanyak 10.000 liter eco enzyme dituang ke aliran Sungai Jeletreng, anak Sungai Cisadane yang berlokasi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

MANCANEGARA
Prabowo Siap Mundur dari BoP Jika Tak Bermanfaat bagi Palestina

Prabowo Siap Mundur dari BoP Jika Tak Bermanfaat bagi Palestina

Jumat, 6 Maret 2026 | 09:25

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyatakan untuk mundur dari keanggotaan Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) apabila keberadaan Indonesia di forum tersebut tidak memberikan manfaat bagi perjuangan kemerdekaan Palestina.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill