Sumber air baku Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang keruh akibat peristiwa banjir bandang di Bogor. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)
TANGERANGNEWS.com-Pelayanan air bersih Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang terdampak akibat peristiwa banjir bandang di Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor.
"Iya, memang pelayanan kami sedang terjadi gangguan distribusi," ujar Syarif, Humas Perumda Tirta Benteng, Kamis 23 Juni 2022.
Dampak gangguan distribusi air diketahui terjadi di seluruh wilayah Kota Tangerang, seperti di Sukasari dan Babakan, Kecamatan Tangerang.
Menurut Syarif, gangguan distribusi air ini karena kekeruhan yang tinggi pada air baku Sungai Cisadane, akibat dampak banjir bandang di Bogor.
Tingkat kekeruhan air baku Sungai Cisadane pada dini hari tadi diketahui mencapai 9.000 Nephelometric Turbidity Units (NTU), sedangkan normalnya 1.000 NTU.
"Sehingga mengakibatkan adanya pengurangan operasi pada IPA, tetapi kami tetap mengupayakan pengolahannya dan sudah mulai berangsur membaik," katanya.
Namun belum diketahui kapan distribusi air bersih bisa normal kembali. Selama adanya kendala, Perumda Tirta Benteng akan mengirimkan armada bantuan mobil tangki ke wilayah terdampak.
"Bantuan armada mobil tangki dikirim ke wilayah terdampak secara gratis," pungkasnya.
Tangerang dengan stempel "Akhlakul Karimah"-nya itu ibarat seorang pria yang pakai setelan jas rapi dan wangi parfum surga, tapi diam-diam menyembunyikan luka borok bernanah di balik celananya.
Hingga memasuki awal tahun 2026, hujan masih turun dengan intensitas cukup tinggi di banyak wilayah Indonesia. Kondisi cuaca basah yang berkepanjangan ini berdampak pada aktivitas harian masyarakat dan memicu kekhawatiran terhadap risiko banjir
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""