ALVAboard Tawarkan Solusi Kemasan Efisien di Tengah Tekanan Biaya Industri
Senin, 9 Februari 2026 | 14:21
Penerapan prinsip keberlanjutan (sustainability) semakin menjadi agenda strategis bagi sektor industri di Indonesia.
TANGERANGNEWS.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat suhu udara tertinggi di wilayah Indonesia periode 1-7 Mei 2022 terjadi di wilayah Tangerang di Banten dan Kalimarau di Kalimantan Utara.
BMKG, dalam keterangannya seperti dilansir dari Tempo, Senin 9 Mei 2022, mengukur suhu maksimum periode itu sebesar 36,1 derajat Celsius. BMKG pun menyebut suhu panas terik yang dirasakan sebagian masyarakat.
Besaran suhu itu, berdasarkan data BKMG, belum sampai melampaui catatan suhu maksimum tertinggi di Indonesia pada April selama 4-5 tahun terakhir, yaitu 38,8 derajat Celsius, di Palembang pada 2019.
Menurut BMKG, angka yang sama juga dicatat sebagai suhu maksimum tertinggi siang hari pada Mei di Temindung Samarinda, Kalimantan Timur, pada 2018 Fenomena suhu udara terik yang terjadi pada siang hari itu dipicu oleh posisi semu Matahari.
BMKG menjelaskan lebih lanjut, saat ini sudah berada di wilayah utara ekuator yang mengindikasikan bahwa sebagian wilayah Indonesia akan mulai memasuki musim kemarau.
“Musim kemarau ditandai dengan tingkat pertumbuhan awan dan fenomena hujannya yang menjadi sangat berkurang, sehingga cuaca cerah pada pagi menjelang siang akan cukup mendominasi,” bunyi keterangan BMKG.
Dominasi cuaca yang cerah dan tingkat perawanan yang rendah itu bisa mengoptimumkan penerimaan sinar Matahari di permukaan Bumi, sehingga menyebabkan kondisi suhu yang dirasakan oleh masyarakat menjadi cukup terik pada siang.
Penerapan prinsip keberlanjutan (sustainability) semakin menjadi agenda strategis bagi sektor industri di Indonesia.
TODAY TAGSebagai gerbang utama transportasi udara yang beroperasi 24 jam dengan kompleksitas tinggi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) melaksanakan rangkaian evaluasi dan penguatan sistem
Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews