3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026
Jumat, 3 Juli 2026 | 16:36
Bulan Juli 2026, Kota Tangerang akan diramaikan dengan tiga event akbar yakni Festival Cisadane, Festival Kali Sabi, dan Halal Fest 2.
TANGERANGNEWS.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat suhu udara tertinggi di wilayah Indonesia periode 1-7 Mei 2022 terjadi di wilayah Tangerang di Banten dan Kalimarau di Kalimantan Utara.
BMKG, dalam keterangannya seperti dilansir dari Tempo, Senin 9 Mei 2022, mengukur suhu maksimum periode itu sebesar 36,1 derajat Celsius. BMKG pun menyebut suhu panas terik yang dirasakan sebagian masyarakat.
Besaran suhu itu, berdasarkan data BKMG, belum sampai melampaui catatan suhu maksimum tertinggi di Indonesia pada April selama 4-5 tahun terakhir, yaitu 38,8 derajat Celsius, di Palembang pada 2019.
Menurut BMKG, angka yang sama juga dicatat sebagai suhu maksimum tertinggi siang hari pada Mei di Temindung Samarinda, Kalimantan Timur, pada 2018 Fenomena suhu udara terik yang terjadi pada siang hari itu dipicu oleh posisi semu Matahari.
BMKG menjelaskan lebih lanjut, saat ini sudah berada di wilayah utara ekuator yang mengindikasikan bahwa sebagian wilayah Indonesia akan mulai memasuki musim kemarau.
“Musim kemarau ditandai dengan tingkat pertumbuhan awan dan fenomena hujannya yang menjadi sangat berkurang, sehingga cuaca cerah pada pagi menjelang siang akan cukup mendominasi,” bunyi keterangan BMKG.
Dominasi cuaca yang cerah dan tingkat perawanan yang rendah itu bisa mengoptimumkan penerimaan sinar Matahari di permukaan Bumi, sehingga menyebabkan kondisi suhu yang dirasakan oleh masyarakat menjadi cukup terik pada siang.
Bulan Juli 2026, Kota Tangerang akan diramaikan dengan tiga event akbar yakni Festival Cisadane, Festival Kali Sabi, dan Halal Fest 2.
TODAY TAGKiblat modest fashion bagi generasi muda kini semakin berkembang dinamis. Menjawab tingginya antusiasme pasar muslimah di wilayah Tangerang dan sekitarnya, brand fesyen syar'i asal Bandung, Jamise Syari, resmi melebarkan sayapnya
Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews