Connect With Us

Imbas Kemarau Panjang Warga Pondok Cabe Tangsel Kesulitan Air

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 13 September 2023 | 20:24

Ilustrasi air bersih. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Sejumlah warga di wilayah Pondok Cabe, Tangerang Selatan (Tangsel) mengeluhkan kondisi air bersih yang semakin sulit diakses.

Pasalnya, saat ini debit air jet pump dari mesin pompa milik rumah warga kian mengecil akibat kemarau panjang.

Salah seorang warga Febri, 40, mengungkapkan, sudah sepekan aliran air di rumahnya semakin mengecil meski sudah menggunakan sumur bor dengan kedalaman 24 meter.

"Mesin pompa menyala terus berjam-jam bisa 4 jam, padahal biasanya buat toren penuh maksimal 45 menit saja sudah penuh," ujarnya seperti dikutip dari detik.com, Kamis, 14 September 2023.

Menurut Febri, kondisi kesulitan air ini pun dialami oleh warga lainnya. Bahkan, ada yang menambah kedalam sumur bor hingga mencapai 40 meter.

Febri berharap pengembang dapat menarik perusahaan daerah air minum untuk masuk ke wilayah mereka. Sebab, pihak warga tidak dapat mengusulkan.

"Kemarin info dari pengurus RT, harus dari pengembang yang mengusulkan, bukan dari warga, karena untuk masuk, ada investasi segala macam untuk pompa dan pipa-pipanya," katanya.

Sementara itu warga lainnya, Molly mengaku heran musim kemarau tahun ini berdampak terhadap aliran air di wilayahnya. 

Padahal, sebelumnya pasokan relatif aman meski memasuki musim kemarau. Bahkan, tahun ini ia sampai harus meminta air kepada rumah tetangga di sebelahnya.

Sebelumnya, wilayah Pondok Cabe, Tangsel mengalami hujan terakhir kali pada 27 Agustus 2023, usai modifikasi cuaca dalam rangka pengurangan polusi udara.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Imbas Serangan di Riyadh, Penerbangan Jeddah-Madinah di Bandara Soetta Normal, Rute Transit Terdampak

Imbas Serangan di Riyadh, Penerbangan Jeddah-Madinah di Bandara Soetta Normal, Rute Transit Terdampak

Senin, 12 Oktober 2026 | 15:12

Menyikapi perkembangan situasi di Riyadh, Arab Saudi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Kota Tangerang memastikan operasional penerbangan langsung menuju Jeddah dan Madinah hingga saat ini tetap berjalan normal dan lancar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill