Isi Daya Mobil Listrik Cuma 15 Menit, PLN Tambah 6 Ultra Fast Charging di PIK 2
Minggu, 10 Mei 2026 | 21:58
Pengguna kendaraan listrik di wilayah Banten semakin dimanjakan dengan kehadiran fasilitas pengisian daya berkecepatan tinggi.
TANGERANGNEWS.com- Sejumlah warga di wilayah Pondok Cabe, Tangerang Selatan (Tangsel) mengeluhkan kondisi air bersih yang semakin sulit diakses.
Pasalnya, saat ini debit air jet pump dari mesin pompa milik rumah warga kian mengecil akibat kemarau panjang.
Salah seorang warga Febri, 40, mengungkapkan, sudah sepekan aliran air di rumahnya semakin mengecil meski sudah menggunakan sumur bor dengan kedalaman 24 meter.
"Mesin pompa menyala terus berjam-jam bisa 4 jam, padahal biasanya buat toren penuh maksimal 45 menit saja sudah penuh," ujarnya seperti dikutip dari detik.com, Kamis, 14 September 2023.
Menurut Febri, kondisi kesulitan air ini pun dialami oleh warga lainnya. Bahkan, ada yang menambah kedalam sumur bor hingga mencapai 40 meter.
Febri berharap pengembang dapat menarik perusahaan daerah air minum untuk masuk ke wilayah mereka. Sebab, pihak warga tidak dapat mengusulkan.
"Kemarin info dari pengurus RT, harus dari pengembang yang mengusulkan, bukan dari warga, karena untuk masuk, ada investasi segala macam untuk pompa dan pipa-pipanya," katanya.
Sementara itu warga lainnya, Molly mengaku heran musim kemarau tahun ini berdampak terhadap aliran air di wilayahnya.
Padahal, sebelumnya pasokan relatif aman meski memasuki musim kemarau. Bahkan, tahun ini ia sampai harus meminta air kepada rumah tetangga di sebelahnya.
Sebelumnya, wilayah Pondok Cabe, Tangsel mengalami hujan terakhir kali pada 27 Agustus 2023, usai modifikasi cuaca dalam rangka pengurangan polusi udara.
Pengguna kendaraan listrik di wilayah Banten semakin dimanjakan dengan kehadiran fasilitas pengisian daya berkecepatan tinggi.
TODAY TAGASN Kota Tangerang Ian Chavidz Rizqiullah resmi terpilih sebagai Ketua alumni IPDN Angkatan 22 Adipati periode 2026-2030. Ia unggul telak dalam pemilihan yang digelar secara daring melalui sistem voting elektronik.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews