Connect With Us

Siap-siap Suhu Dingin La Nina Melanda Indonesia Mulai Agustus, Termasuk Banten 

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 1 Agustus 2024 | 09:57

Ilustrasi Musim Pancaroba. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Fenomena penurunan suhu muka laut, sehingga udara terasa lebih dingin dari biasanya atau La Nina diprediksi melanda wilayah Indonesia mulai Agustus 2024.

Diketahui, Fenomena La Nina terjadi secara periodik di Samudera Pasifik. 

Wilayah yang dilanda La Nina umumnya akan mengalami peningkatan rata-rata curah hujan, hingga adanya bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin kencang.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kedatangan fenomena La Nina ini menandakan berakhirnya El Nino yang sudah berlangsung sejak 2023, lalu.

"La Nina diprediksi mulai terjadi Agustus 2024, meskipun peluangnya tidak mencapai 80 persen," ujar Koordinator Bidang Analisis Variabilitas Iklim BMKG, Supari dikutip dari Kompas.tv, Kamis, 1 Agustus 2024.

Supari menjelaskan, fenomena La Nina dapat diketahui dengan angin timuran yang bersifat lembap karena membawa uap air dari Samudera Pasifik menuju Indonesia mengalami peningkatan, sehingga menyebabkan awan mengalami penambahan pembentukan dan berpotensi meningkatkan curah hujan. 

Kendati begitu, BMKG masih memantau kepastian adanya La Nina yang akan melanda Indonesia.

Lebih lanjut, ditinjau dari data historis, La Nina bakal terjadi di hampir seluruh Indonesia, termasuk Banten meliputi Tangerang. Namun, La Nina diprediksi tidak mencakup Sumatera bagian tengah dan utara. 

Adapun dampaknya ialah peningkatan curah hujan bulanan mulai 10 hingga 40 persen di atas ambang normal. Bahkan, musim kemarau akan sedikit lebih basah dibandingkan normalnya. 

Meski demikian, La Nina yang melanda Indonesia diprediksi tergolong lemah, artinya dampaknya tidak akan begitu signifikan.

Supari mengimbau agar masyarakat tetap waspada menghadapi fenomena La Nina, terutama peningkatan curah hujan di musim kemarau yang merugikan, khususnya pada sektor pertanian dan perkebunan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07

Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

KAB. TANGERANG
Belum Setahun Gerbang Puspemkab Tangerang Sudah Mengelupas, DTRB Sebut Karena Cuaca Panas Ekstrem

Belum Setahun Gerbang Puspemkab Tangerang Sudah Mengelupas, DTRB Sebut Karena Cuaca Panas Ekstrem

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:29

Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Kabupaten Tangerang memastikan bagian gerbang Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang yang mengalami pengelupasan pada permukaan akan segera ditangani.

NASIONAL
PLN Targetkan Kapasitas Panas Bumi 7,9 GW pada 2033, Indonesia Dibidik Jadi Terbesar Dunia

PLN Targetkan Kapasitas Panas Bumi 7,9 GW pada 2033, Indonesia Dibidik Jadi Terbesar Dunia

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:44

PT PLN (Persero) menargetkan peningkatan kapasitas terpasang energi panas bumi atau geotermal nasional dari 2,8 gigawatt (GW) saat ini menjadi 7,9 GW pada 2033.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill