Connect With Us

BMKG Peringatkan Suhu 34,9 Derajat Bakal Panggang Banten

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 29 Oktober 2024 | 09:48

Ilustrasi cuaca panas di Indonesia. (@TangerangNews / Freepik)

TANGERANGNEWS.com- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan terkait suhu panas yang tengah melanda beberapa wilayah di Indonesia, termasuk Banten. 

Menurut BMKG, suhu ekstrem yang telah tercatat di sejumlah daerah mencapai hingga 38,4 derajat Celsius, sementara Banten mengalami suhu maksimum sekitar 34,9 derajat Celsius yang diperkirakan akan terus berlanjut dalam beberapa waktu ke depan.

Berdasarkan laporan terbaru, suhu tertinggi saat ini tercatat di Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, dengan suhu mencapai 38,4 derajat Celsius. 

Beberapa wilayah lain, seperti Majalengka di Jawa Barat dan Semarang di Jawa Tengah, juga mencatat suhu antara 37 hingga 37,8 derajat Celsius dalam 24 jam terakhir.

Sementara itu, suhu maksimum antara 35,4 dan 36,4 derajat Celsius melanda wilayah Lampung, Bulungan di Kalimantan Utara, dan Sikka di Nusa Tenggara Timur. 

Di sisi lain, wilayah Jakarta dan Banten, serta beberapa daerah di Kalimantan dan Sulawesi Selatan, mengalami suhu panas berkisar 34,6 hingga 34,9 derajat Celsius.

Dikutip dari CNN Indonesia, kondisi suhu tinggi ini disebabkan oleh minimnya tutupan awan serta posisi Matahari yang saat ini berada di sekitar garis khatulistiwa. 

Meski tergolong normal dan tidak memicu perubahan musim, suhu tinggi ini tetap perlu diwaspadai.

BMKG mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan selama cuaca panas ini dengan rutin mengonsumsi air putih agar terhindar dari dehidrasi, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. 

Selain itu, masyarakat disarankan menggunakan pelindung seperti topi, kacamata hitam, atau payung, serta tabir surya untuk menghindari paparan sinar UV yang berlebihan.

BMKG juga mengingatkan agar tidak melakukan pembakaran di area terbuka, terutama di dekat lahan kosong atau hutan, guna menghindari risiko kebakaran. 

Pemerintah daerah pun diharapkan membantu dengan melakukan penyiraman di area rawan kebakaran agar dampak suhu tinggi ini dapat dikendalikan.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
7 Orang Jadi Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI AD hingga Tewas di Tangerang

7 Orang Jadi Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI AD hingga Tewas di Tangerang

Rabu, 22 Juli 2026 | 17:58

Pihak kepolisian telah menetapkan sebanyak 7 tersangka yang diduga terlibat dalam pengeroyokan seorang anggota TNI Angkaran Darat (AD) hingga tewas di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, tepatnya depan Cluster Turqois, Desa Curug Sangereng, Kelapa Dua

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill