Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com- Perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 diperkirakan akan diwarnai dengan lonjakan pergerakan masyarakat yang cukup signifikan.
Berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan, potensi jumlah pemudik pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) kali ini diprediksi mencapai 110,67 juta orang.
Peningkatan arus ini menjadi perhatian penting bagi masyarakat yang berencana untuk melakukan perjalanan mudik atau liburan. Oleh karena itu, memahami waktu puncak arus mudik dan arus balik dapat membantu menghindari risiko kemacetan parah di jalan.
Prediksi Puncak Arus Mudik 2024
Bagi yang merencanakan perjalanan, puncak arus mudik diprediksi akan terjadi pada dua gelombang besar, yaitu:
Pada tanggal-tanggal tersebut, volume kendaraan diperkirakan akan meningkat tajam, terutama di jalur-jalur utama seperti tol trans-Jawa dan jalur lintas Sumatra. Bagi yang memungkinkan, disarankan untuk mengatur waktu perjalanan di luar tanggal tersebut agar perjalanan lebih nyaman.
Prediksi Puncak Arus Balik 2025
Setelah masa liburan usai, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada:
Kepadatan lalu lintas biasanya terkonsentrasi di jalur menuju kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung.
Sebaiknya mengatur waktu perjalanan lebih awal atau lebih lambat untuk menghindari kemacetan panjang.
Tips Aman Selama Mudik
Agar perjalanan tetap lancar dan nyaman, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGKenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis solar berdampak langsung pada operasional pengangkutan sampah di Kabupaten Tangerang.
Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews